Jumat 30 Jun 2023 13:03 WIB

Madonna Muntah tak Terkendali Sejak Keluar dari Rumah Sakit

Madonna sebelumnya latihan keras untuk persiapan tur konser Celebration.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Reiny Dwinanda
Penyanyi Madonna menunda tur konser Celebration setelah menderita infeksi bakteri.
Foto: Evan Agostini/Invision/AP, File
Penyanyi Madonna menunda tur konser Celebration setelah menderita infeksi bakteri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratu Pop Madonna dikabarkan masih berjuang melawan penyakitnya meski sudah keluar dari rumah sakit. Sebelumnya, dia dirawat di rumah sakit karena infeksi bakteri pada Sabtu (24/6/2023) dan kemudian dirawat di pusat perawatan intensif (ICU).

Dilansir Page Six, Jumat (30/6/2023), orang dalam mengeklaim Madonna pertama kali mulai muntah pada Sabtu (24/6/2023)  dan dia juga "pingsan" pada saat itu juga. Sumber mengatakan kepada TMZ pada Kamis (29/6/2023) bahwa Madonna "muntah tak terkendali" dan terbaring di tempat tidur di dalam rumahnya di New York City, Amerika Serikat (AS).

Baca Juga

Sumber juga sebelumnya mengatakan kepada Page Six bahwa Madonna sempat "tidak responsif" pada satu titik dan harus diintubasi setidaknya selama satu malam di rumah sakit. Mulanya, jadwal latihan ketat untuk tur "Celebration" diperkirakan menjadi penyebab merosotnya kondisi kesehatan Madonna.

Pada Rabu (28/6/2023), sumber mengatakan kepada Page Six bahwa Madonna telah "berlatih keras" selama berminggu-minggu dan menghabiskan "12 jam sehari" untuk latihan sebagai persiapan. Namun, TMZ melaporkan pada Kamis (29/6/2023) bahwa ikon musik tersebut telah menunjukkan tanda-tanda penurunan kesehatan selama beberapa waktu.

Madonna dilaporkan telah berjuang melawan demam selama sebulan. Selain itu, Madonna  dilaporkan mengabaikan gejalanya dan tidak pernah menemui dokter lantaran fokus pada turnya yang akan datang.

Tur pelantun lagu "Material Girl" akan dimulai pada 15 Juli. Manajer lama Madonna, Guy Oseary, yang menyampaikan berita tentang rawat inap kliennya, telah mengonfirmasi bahwa tur telah ditunda.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement