Jumat 27 Oct 2023 13:54 WIB

Nyeri Punggung Setelah Duduk Lama? Segera Cek ke Dokter, Dikhawatirkan Kena Gangguan Ini

Nyeri yang tak kunjung hilang saat duduk lama bisa menandakan adanya masalah serius.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti
Duduk terlalu lama (ilustrasi). Nyeri saat duduk terlalu lama bisa manandakan Anda mengalami saraf terjepit.
Foto: Mgrol101
Duduk terlalu lama (ilustrasi). Nyeri saat duduk terlalu lama bisa manandakan Anda mengalami saraf terjepit.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apakah Anda merasakan nyeri saat duduk terlalu lama? Berhati-hatilah, mungkin Anda mengalami saraf terjepit. Kapan sebaiknya Anda pergi ke dokter jika mengalami kondisi tersebut?

Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD dan Pekanbaru, dr Syafrudin, SpOT (K) Spine mengatakan, jika mulai merasakan nyeri pada area punggung atau panggul setelah duduk terlalu lama, segera rilekskan punggung dan kompresi dengan benda dingin. Nyeri punggung biasanya bisa sembuh dalam hitungan hari hingga pekan dengan beristirahat dan melakukan pengobatan dari rumah.

Baca Juga

"Tapi apabila nyeri yang Anda rasakan tak kunjung hilang atau rasa sakitnya justru bertambah parah dan mulai muncul gejala lain seperti kesemutan dan mati rasa, maka sebaiknya segera periksakan kondisinya ke dokter," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (28/10/2023).

Dia mengatakan nyeri yang tak kunjung hilang bisa menandakan adanya masalah serius seperti saraf kejepit. Dokter bisa merekomendasikan berbagai metode pengobatan dalam menangani saraf kejepit, salah satunya yaitu PELD atau Percutaneous Endoscopic Lumbar Discectomy. 

 

Ini adalah metode minimal invasif menggunakan teknologi endoskopi yang akan dimasukkan ke tulang belakang melalui sayatan kecil untuk  menangani gangguan saraf kejepit. Selama masa prosedur, pasien hanya akan diberi obat bius ringan dan berada dalam keadaan sadar. Bahkan dokter mungkin akan meminta pasien untuk menggerakan kaki dan anggota tubuh lain sebagai bagian dari proses tindakannya.

PELD bekerja dengan melihat langsung ke dalam tulang belakang sehingga dokter dapat melihat langsung bantalan tulang belakang dan mengetahui letak masalahnya. Penggunaan PELD juga efektif karena prosesnya yang minimal invasif sehingga meninggalkan luka sayatan serta efek samping yang sangat kecil. PELD juga dapat mempersingkat waktu operasi karena hanya akan memakan waktu biasanya antara 15 sampai 40 menit.

Setelah operasi, Anda mungkin akan dianjurkan untuk beristirahat selama 4 hingga 6 pekan. Anda direkomendasikan untuk menghindari duduk dan membungkuk, memutar, dan mengangkat beban berat dalam waktu lama. 

Selain dari pengobatan dari dokter, sebaiknya perubahan kebiasaan dalam duduk juga sudah seharusnya dilakukan untuk terhindar dari risiko saraf kejepit. Saraf kejepit adalah kondisi yang dapat terjadi kembali lagi setelah diobati.

Oleh sebab itu penyesuaian pada gaya hidup juga harus dilakukan. Postur tubuh buruk bisa dicegah dengan menerapkan posisi duduk yang baik dari sekarang.

Selain itu, berolahraga dengan rutin juga dapat menurunkan risiko untuk mengalami saraf kejepit. Jika Anda mulai merasakan nyeri pada bagian pinggul maupun punggung, segera konsultasikan diri Anda dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement