Sabtu 30 Aug 2025 13:50 WIB

Baca Buku Dinilai Lebih Menenangkan Batin Dibandingkan Scrolling Medsos

Membaca buku bisa menjadi cara sederhana untuk menenangkan pikiran.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Pengunjung membaca buku di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta, Ahad (2/1/2025). Pada akhir pekan, sejumlah taman di Jakarta menjadi salah satu tempat favorit warga untuk menghabiskan waktu liburnya, tak terkecuali di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Selain menyediakan lahan terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan warga untuk bersantai, taman tersebut juga menyediakan perpustakaan yang bisa diakses secara gratis bagi pengunjung. Keberadaan taman di perkotaan menjadi oase bagi warganya untuk melepas penat, selara dengan hal itu, Gubernur terpilih Pramonon Anung berencana akan membuka jam operasional selama 24 jam untuk beberapa taman di Jakarta yang memiliki infrastruktur lengkap seperti parkiran, akses transportasi umum dan ruang terbuka yang aman dan nyaman, salah satunya di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Pengunjung membaca buku di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta, Ahad (2/1/2025). Pada akhir pekan, sejumlah taman di Jakarta menjadi salah satu tempat favorit warga untuk menghabiskan waktu liburnya, tak terkecuali di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu. Selain menyediakan lahan terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan warga untuk bersantai, taman tersebut juga menyediakan perpustakaan yang bisa diakses secara gratis bagi pengunjung. Keberadaan taman di perkotaan menjadi oase bagi warganya untuk melepas penat, selara dengan hal itu, Gubernur terpilih Pramonon Anung berencana akan membuka jam operasional selama 24 jam untuk beberapa taman di Jakarta yang memiliki infrastruktur lengkap seperti parkiran, akses transportasi umum dan ruang terbuka yang aman dan nyaman, salah satunya di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dokter spesialis kedokteran jiwa sekaligus penulis buku, dr Jiemi Ardian, mengatakan membaca buku bisa menjadi salah satu cara refreshing bagi pikiran tanpa menimbulkan kelelahan sensorik. Karenanya, membaca buku lebih menenangkan batin dibandingkan kebiasaan scrolling media sosial.

"Membaca buku, baik fiksi maupun nonfiksi termasuk komik, bisa jadi bentuk refreshing. Dan refreshing-nya yang positif, tidak membuat kita mengalami sensorik overload," kata dr Jiemi saat konferensi pers Pesta Literasi Indonesia di Gramedia Jalma pada Kamis (28/8/2025).

Baca Juga

Penulis buku Merawat Luka Batin itu menjelaskan ketika seseorang membaca buku, indera seperti mata dan telinga tidak dibombardir oleh rangsangan yang berlebihan. Hal ini berbeda dengan aktivitas menatap layar ponsel yang terus-menerus menampilkan gambar bergerak dan suara, yang bisa menimbulkan rasa lelah meski terasa menyenangkan.

"Jadi kalau malem-malem kita membaca buku, akan sangat berbeda dengan saat scrolling. Saat baca buku terasa refreshing, sedangkan scrolling juga refreshing tapi melelahkan. Jadi lebih baik membaca buku," kata dia.

Dis menilai membaca buku, khususnya buku fisik, memberikan pengalaman yang lebih utuh dan mendalam. Buku memungkinkan pembaca masuk ke dalam dunia yang lebih tenang dan membangkitkan imajinasi, tidak seperti media sosial yang kerap mendorong seseorang membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain.

"Saya tidak bisa mengatakan media sosial 100 persen buruk ya, tapi buku terutama yang fisik memang punya keluasan yang berbeda untuk menjaga kesejahteraan batin kita," kata dr Jiemi.

Ia menekankan menjaga kesehatan mental bukan hanya soal menghindari stres, tetapi juga memilih jenis aktivitas yang memperkuat kestabilan emosi. Dalam hal ini, membaca buku bisa menjadi salah satu cara sederhana namun berdampak besar untuk menenangkan pikiran dan menjaga kebugaran batin.

"Jadi agar batinnya lebih sehat, pikiran lebih refresh, saya sarankan temen-temen terutama anak muda untuk membiasakan diri membaca buku. Buku apapun boleh, sesuai minat masing-masing aja," kata dr Jiemi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement