Kamis 27 Jul 2023 12:07 WIB

Cat Stevens Panjatkan Doa untuk Musisi Sesama Mualaf Sinead O'Connor

Sinead O'Connor meninggal, ucapan dukacita mengalir dari musisi-presiden Irlandia.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Penyanyi Sinead OConnor yang telah mengubah namanya menjadi Shuhada Sadaqat meninggal dunia dalam usia 56 tahun, Rabu (25/7/2023).
Foto: EPA
Penyanyi Sinead OConnor yang telah mengubah namanya menjadi Shuhada Sadaqat meninggal dunia dalam usia 56 tahun, Rabu (25/7/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi asal Irlandia, Sinead O’Connor, meninggal dunia pada Rabu (27/7/2023) di usia 56 tahun. Ucapan dukacita pun mengalir dari musisi hingga tokoh publik.

Musisi yang juga mualaf, Cat Stevens, turut mengungkapkan kesedihannya di Twitter. Penyanyi "Morning Has Broken" itu memakai nama Yusuf Islam setelah menjadi mualaf.

Baca Juga

"Turut berduka cita atas meninggalnya Shuhada Sadaqat, yang juga dikenal sebagai Sinéad O'Connor," kata Yusuf, seperti dikutip dari cicitan Twitter-nya, Kamis (27/7/2023).

Yusuf mengatakan bahwa O'Connor yang juga mualaf itu memiliki jiwa yang lembut. Ia pun mendoakan semoga Allah SWT memberikan almarhumah kedamaian abadi.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Sesungguhnya kita adalah milik Allah, dan sesungguhnya kepada-Nya kita kembali," kata Yusuf mengutip ayat suci Alquran.

Musisi asal Kanada, Bryan Adams, juga turut menyampaikan ucapan dukacita atas kepergian penyanyi "Nothing Compares 2 U" itu. "RIP Sinead O'Connor, saya senang pernah berkolaborasi dengan mu, melakukan pertunjukan di Irlandia dan mengobrol. Semua cintaku untuk keluargamu,” kata Adams melalui akun Twitter-nya.

Ucapan duka juga datang dari Michael Martin, perdana menteri baru Irlandia. Ia memberikan penghormatan kepada O’Connor dan menyebutnya sebagai salah satu ikon musik terbaik.

"O’Connor juga adalah seseorang yang sangat dicintai oleh rakyat Irlandia dan dunia," kata Martin.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement