Senin 26 Jun 2023 11:30 WIB

Enam Kesalahan Pola Makan yang Bisa Buat Tekanan Darah Melonjak

Tekanan darah tinggi dikenal juga dengan hipertensi.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Bakwan dan martabak. Gorengan termasuk makanan yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi berlebihan.
Foto: Republika/Reiny Dwinanda
Bakwan dan martabak. Gorengan termasuk makanan yang dapat menyebabkan tekanan darah tinggi jika dikonsumsi berlebihan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada sejumlah kesalahan pola makan yang mungkin menjadi penyebab tekanan darah melonjak. Tekanan darah tinggi, yang juga dikenal sebagai hipertensi, dapat merusak arteri dengan membuatnya kurang elastis, menurunkan aliran darah dan oksigen ke jantung.

Pada akhirnya, kondisi itu bisa memicu penyakit jantung. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga tekanan darah tetap terkendali. Salah satu caranya adalah mencermati pola makan, sebab pilihan pola makan yang buruk bisa berimbas pada tekanan darah.

Baca Juga

Dokter Sunni Patel dari Dish Dash Deets, menyampaikan enam kesalahan diet atau pola makan secara umum yang bisa menjadi penyebab tingginya tekanan darah. Berikut enam kesalahan tersebut, dikutip dari laman Express, Senin (26/6/2023).

1. Terlalu banyak konsumsi garam

Mengonsumsi terlalu banyak garam, atau natrium, dapat menyebabkan retensi cairan dan memberi tekanan ekstra pada pembuluh darah Anda, yang menyebabkan hipertensi. Retensi cairan adalah kondisi di mana terjadi penumpukan cairan yang berlebihan di jaringan tubuh, salah satunya di tungkai dan pergelangan kaki.

Jumlah konsumsi garam yang direkomendasikan oleh Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) adalah kurang dari enam gram per hari.

"Daging olahan (seperti sosis dan daging deli), sup kalengan, makanan cepat saji, camilan asin, dan bumbu seperti kecap dan saus salad, sering kali tinggi sodium," ujar Patel.

2. Tidak cukup kalium

Kalium dapat membantu menangkal efek berbahaya dari natrium, membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali. Makanan yang merupakan sumber kalium antara lain alpukat, pisang, kentang, kacang-kacangan, bayam, dan buah-buahan kering.

"Ketika diet kekurangan kalium, keseimbangan natrium-kalium terganggu, yang dapat menyebabkan peningkatan retensi natrium dan tekanan darah tinggi," kata Patel.

photo
Gejala hipertensi - (Republika)

3. Asupan tinggi makanan olahan dan gorengan

Berlebihan mengonsumsi makanan olahan dan gorengan sangat buruk bagi tubuh. Makanan yang dikemas dengan lemak tidak sehat, garam, dan gula dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

"Lemak tidak sehat ini dapat menyebabkan perkembangan aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), mengurangi elastisitasnya dan meningkatkan tekanan darah," ucap Patel.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement