Selasa 09 May 2023 14:45 WIB

Tak Menutup Pasta Gigi Ternyata Bisa Pengaruhi Kesehatan Gigi, Kok Bisa?

Jika punya kebiasaan tak menutup pasta gigi, sebaiknya ubah dari sekarang.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Qommarria Rostanti
Pasta gigi (ilustrasi). Tidak menutup pasta gigi setelah dipakai akan menjadikannya tempat berkembang bakteri.
Foto: www.freepik.com
Pasta gigi (ilustrasi). Tidak menutup pasta gigi setelah dipakai akan menjadikannya tempat berkembang bakteri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jika Anda memiliki kebiasaan tidak menutup pasta gigi setelah memakainya, sebaiknya ubah itu dari sekarang. Pasalnya, kebiasaan tersebut ternyata dapat memengaruhi kesehatan gigi. Bagaimana hubungannya?

Dokter gigi kosmetik selebritas, Bill Dorfman, mengatakan ketika tabung pasta gigi dibiarkan terbuka, itu akan menjadi tempat berkembang biak bakteri. Dokter gigi Lauren Becker di Lauren Becker Dentistry mengatakan, secara umum, pasta gigi yang terbuka tanpa tutup atau dengan tutup yang longgar dapat menarik kuman.

Baca Juga

“Ini dapat memengaruhi kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Misalnya, jika Anda membiarkan tutupnya di kamar mandi, bakteri yang menyembur saat Anda menyiram toilet bisa masuk ke dalamnya,” ujar dr Becker dilansir laman Best Life, Selasa (9/5/2023).

Menurut dr Dorfman, bakteri dan jamur ditemukan tumbuh di pasta gigi yang dibiarkan terbuka karena mereka berkembang di lingkungan yang hangat dan lembap. Dia mengatakan, pertumbuhan bakteri dapat menyebabkan masalah kesehatan mulut seperti gigi berlubang, radang gusi, dan halitosis (bau mulut).

“Masalah tersebut, termasuk plak, dapat menyebabkan masalah kesehatan yang lebih besar seperti penyakit jantung,” kata dia.

Membiarkan tabung pasta gigi terbuka dapat menyebabkannya mengering. Anda mugkin tidak nyaman memakai pasta gigi kering bukan?

“Ketika membuka tutup pasta gigi, itu dapat menyebabkan pasta gigi mengering, membuatnya lebih sulit untuk digunakan,” kata kepala petugas klinis SmileDirectClub, Jeffrey Sulitzer.

Selain mengering, membiarkan tutupnya lepas juga membuat pasta gigi tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Dokter gigi umum dan kosmetik yang berbasis di San Francisco, Lior Tamir, mengatakan saat tutupnya dilepas, pasta gigi akan mengering dan teroksidasi.

Tamir memperingatkan kondisi tersebut bisa membuat bahan aktifnya kurang efektif. “Pada dasarnya, kata Tamair, ini membuat pasta gigi kurang efektif dalam menghilangkan plak dan memulihkan serta remineralisasi gigi untuk mengurangi gigi berlubang.

Dorfman mencatat, sangat penting jika Anda membeli pasta gigi yang mengandung fluorida. “Fluorida dapat terurai saat terkena udara, cahaya, atau panas, membuat pasta gigi Anda tidak melindungi gigi dari gigi berlubang dan masalah kesehatan mulut lainnya,” kata dia.

“Jika bahan aktif seperti fluorida menjadi tidak efektif, maka pasta gigi tidak dapat lagi melindungi gigi, dan Anda berisiko mengalami kerusakan dan masalah kesehatan mulut lainnya, yang dapat menyebabkan masalah kesehatan secara keseluruhan," jelasnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement