Rabu 16 Jan 2019 08:47 WIB

Boxset NTRL Sudah Laris Ratusan Selama Preorder

Album fisik membuat musisi juga memiliki hasrat menciptakan konsep.

Rep: Christiyaningsih/ Red: Indira Rezkisari
Band NTRL
Foto: Republika/Christiyaningsih
Band NTRL

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bertahan selama lebih dari dua dekade di industri musik bukanlah hal yang mudah bagi musisi. Kehadiran pendatang baru merupakan salah satu tantangan dalam mempertahankan eksistensi. Walau musisi baru hadir silih berganti, namun NTRL membuktikan mereka masih bisa bertahan dan menghasilkan karya-karya yang selalu ditunggu penggemar setianya.

Untuk menandai 25 tahun kiprahnya di dunia musik Tanah Air, pada Selasa (15/1) kemarin band yang digawangi tiga personil itu merilis album fisik premium. Bagus, Eno, dan Ciko berkolaborasi dengan Erix Soekamti memproduksi album fisik premium dalam bentuk boxset.

Baca Juga

Menurutnya masih adanya penggemar yang antusias membeli boxset NTRL merupakan keajaiban tersendiri di tengah merajalelanya musik digital. Selama dua pekan pre-order, boxset NTRL sudah dipesan oleh sekitar 260-an pembeli.

Dalam boxset seharga Rp 350 ribu itu, pembeli akan memperoleh dua CD album NTRL yang berisi 26 lagu. Tujuh di antaranya adalah lagu baru dan 19 lainnya adalah lagu lama yang diaransemen ulang. Dalam boxset juga diselipkan sekeping DVD film dokumenter NTRL XXV.

Dokumenter yang disutradarai Rian Suryalibrata tersebut mengisahkan bagaimana perjalanan band yang dulunya bernama Netral itu bertransfromasi menjadi NTRL. Bukan hanya sejak mereka merilis debut single 'Walah' di tahun 1995, tetapi jauh saat mereka memulai band ini di awal 1991.

Selain itu, pembeli boxset akan mendapatkan satu t-shirt eksklusif NTRL dan sertifikat kepemilikan NTRL XXV. Erix Soekamti selaku produser eksekutif album premium NTRL menjelaskan dirinya memang giat mempromosikan pembuatan album fisik kepada para musisi Indonesia lewat situs www.belialbumfisik.com.

Menurutnya musik digital punya kelemahan yakni membuat musisi lebih mudah merilis lagu dan menjadikan jumlah penonton sebagai Tuhan. Musisi jadi tidak bernafsu membuat album yang konseptual seperti dulu lagi.

"Semoga dengan kehadiran albumfisik.com bisa menimbulkan kebiasaan baru, mendengarkan album yang collectible. Semoga menular ke semua musisi dan penggemar mengerti bahwa membeli album fisik itu keren," jelas Erix.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement