Senin 10 Jun 2024 18:23 WIB

Rahasia Kelezatan Ayam Goreng Korea, Kyochon Indonesia Hadirkan Cita Rasa Autentik

Kepopuleran sajian ayam goreng Korea tak lepas dari beberapa faktor.

Ayam goreng Korea dari Kyochon Indonesia. PT Kyochon Indonesia membuka gerai ke-12 di Kemang, Jakarta, pada JUmat (7/6/2024).
Foto: Dok. Republika/Qommarria Rostanti
Ayam goreng Korea dari Kyochon Indonesia. PT Kyochon Indonesia membuka gerai ke-12 di Kemang, Jakarta, pada JUmat (7/6/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ayam goreng Korea menjadi salah satu hidangan populer Negeri Ginseng di Indonesia. Perpaduan rasa pedas, gurih, dan tekstur renyah yang ditawarkan ayam goreng Korea mampu membius lidah para penikmatnya. Tak heran, tren kuliner ayam goreng Korea terus menunjukkan geliatnya hingga saat ini. 

Dilansir laman The Korea Economic Daily, berdasarkan sebuah survei, ayam goreng Korea menduduki posisi tiga sebagai makanan Korea yang banyak dikenal masyarakat di dunia sekitar 16,2 persen. Di posisi pertama ada kimchi sebanyak 40,2 persen dan bibimbap 23,6 persen.

Baca Juga

Salah satu restoran di Indonesia yang menawarkan menu ayam goreng Korea adalah Kyochon. Pada Jumat (7/6/2024), Kyochon membuka gerai baru di Kemang 88, Jakarta. Kehadiran outlet ke-12 ini makin mendekatkan restoran ayam goreng Korea favorit tersebut dengan para konsumen, khususnya yang bertempat tinggal di Jakarta Selatan. 

Sebelumnya, ada 11 gerai Restoran Kyochon yang beroperasi di Indonesia. Ke-11 gerai itu tersebar di Pacific Place, Kota Kasablanka, Mal Puri Indah, Gandaria City, Mal Kelapa Gading, Mal Pondok Indah, Summarecon Mall Serpong, AEON BSD, Lotte Mall Jakarta, The Veranda-Cibis Park, dan AEON Deltamas.

Kehadiran kembali gerai Kyochon di Kemang ini sekaligus menandakan komitmen berkelanjutan Kyochon Indonesia untuk menghadirkan ayam goreng Korea yang lezat dan inovatif kepada lebih banyak pelanggan. “Kyochon ingin lebih dekat dengan customer yang berada di Kemang agar bisa memberikan pelayanan yang optimal,” ujar CEO PT Kyochon Indonesia, Priscilla Soekamto, terkait alasan menghadirkan kembali gerai Kyochon di Kemang.

Popularitas ayam goreng Korea dari Kyochon tak lepas dari beberapa faktor. Pertama, rasa yang unik dan autentik. Bumbu pedas manis khas Korea yang meresap pada ayam gorengnya mampu menghadirkan sensasi rasa yang berbeda dari ayam goreng pada umumnya.

Kedua, variasi rasa yang melimpah. Restoran ayam goreng Korea umumnya menawarkan berbagai pilihan rasa, mulai dari yang pedas, gurih, manis, hingga asin. Hal ini membuat para pelanggan memiliki banyak pilihan sesuai selera mereka.

Marketing Manager PT Kyochon Indonesia, Robin, mengatakan ayam goreng Kyochon memiliki rasa unik dibandingkan ayam serupa lantaran menggunakan canola oil. “Kami nggak pakai minyak kelapa, pakainya canola oil. Pertama, bikin sehat dibanding minyak kelapa, kemudian proses untuk bisa tirisnya cepat dan menjaga tekstur ayam jadi lebih juicy,” ujarnya.

Dia mengatakan rasa ayam goreng Kyochon di Indonesia autentik dengan Korea. “Sama, tidak ada penyesuasian rasa. Benar-benar bawa yang diberikan Kyochon Korea baik itu rasa, bahan, standar bahan baku dari sana semua,” ujarnya.

Robin optimistis pasar ayam goreng Korea di Indonesia masih tetap terbuka. Apalagi, kata dia, hal ini dibantu oleh Hallyu Wave yang membuat budaya Korea masih digemari.

Untuk merayakan pembukaan outlet baru di Kemang, Kyochon memberikan promo khusus yaitu beli 1 gratis 1 untuk menu Mix Wings 12 Pcs. Promo ini berlaku dari tanggal 7 Juni hingga 14 Juni 2024. 

Restoran Kyochon di Indonesia dikelola oleh PT Kyochon Indonesia. PT Kyochon Indonesia merupakan bagian lini bisnis bidang hospitality, food and beverage Wahana Artha Group (WAG).

Kyochon adalah waralaba ayam goreng Korea global. Didirikan di Korea Selatan pada tahun 1991, Kyochon identik dengan ayam goreng yang lezat dan berkualitas tinggi berkat bumbu unik, teknik memasak, dan saus yang lezat. Kyochon Indonesia mengantongi sertifikat halal dari Korea Halal Authority. Sementara untuk sertifikat halal di Indonesia, masih dalam proses pengurusan.

Seberapa tertarik Kamu untuk membeli mobil listrik?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement