Senin 26 Feb 2024 17:27 WIB

Film Dokumenter tentang Palestina Sabet Penghargaan Berlin

Sutradara meminta Jerman mengubah kebijakannya terhadap Israel.

Basel Adra dan Yuval Abraham berpose dengan Berlinale Documentary Film Prize, untuk No Other Land, dalam upacara penghargaan di Festival Film Internasional Berlinale ke-74 di Berlin, Jerman, 24 Februari 2024.
Foto: Nadja Wohlleben/Pool via AP
Basel Adra dan Yuval Abraham berpose dengan Berlinale Documentary Film Prize, untuk No Other Land, dalam upacara penghargaan di Festival Film Internasional Berlinale ke-74 di Berlin, Jerman, 24 Februari 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Sebuah film dokumenter berjudul No Other Land yang menceritakan kekerasan penjajah Israel di wilayah pendudukan di Palestina berhasil menyabet penghargaan dokumenter terbaik di ajang Festival Film Berlin. Sutradara meminta Jerman mengubah kebijakannya terhadap Israel.

Salah satu sutradaranya, Basel Adra, berterima kasih kepada juri atas penghargaan tersebut. Dia juga meminta otoritas Jerman agar mengubah kebijakannya terhadap Israel dan Gaza.

Baca Juga

“Saya di sini untuk merayakan penghargaan tersebut, tetapi saya juga sangat berat untuk merayakannya ketika ada puluhan ribu rakyat saya dibantai, dibantai oleh Israel di Gaza,” katanya pada Sabtu (24/2/2024) malam, dilansir WAFA pada Senin (26/2/2024).

“Berhubung saya sedang berada di Berlin, saya meminta satu hal kepada Jerman agar menghormati seruan PBB dan berhenti mengirim senjata ke Israel,” kata Adra yang langsung disambut dengan tepuk tangan meriah di Berlinale Palast.

Film tersebut memperlihatkan bagaimana seorang pegiat muda Palestina, Basel Adra, mendokumentasikan penghancuran desa-desa secara bertahap oleh tentara Israel di wilayah asalnya.

Kemudian, Adra bertemu jurnalis Israel Yuval Abraham yang membantu menggarap film tersebut.

Film dokumenter yang mengisahkan kehidupan dan perjuangan melawan pendudukan dan kebijakan pengusiran Israel itu juga meraih Berlinale’s Panorama Audience Award.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement