Kamis 16 Feb 2023 19:46 WIB

Biasa Berakting, Arbani Yasiz Kini Jadi Dubber: Susah Banget

Arbani Yasiz menjadi pengisi suara di film animasi Kiko in the Deep Sea.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti
Arbani Yasiz menjadi dubber di film animasi Kiko in the Deep Sea.
Foto: Instagram/@arabiyasiz
Arbani Yasiz menjadi dubber di film animasi Kiko in the Deep Sea.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aktor Arbani Yasiz berkesempatan memasuki dunia film animasi. Arbani menjadi dubber atau pengisi suara di film Kiko in the Deep Sea produksi MNC Pictures. Berperan sebagai karakter Jeff, Arbani sempat mengalami kesulitan ketika mendalami chemistry.

Menurut dia, menjadi pengisi suara sangat berbeda dengan akting yang selama ini dia lakoni. Saat di layar lebar, aktor biasanya mengisi suara adegan yang sudah pernah dijalani sebelumnya di lokasi syuting, sehingga dia sudah bisa merasakan seperti apa suasana dan kondisinya.

Baca Juga

“Kalau di sini, kita belum tahu situasinya, harus tonton videonya dulu, chemistry harus sama dengan gerakan animasinya, dubbing-nya beda hari, jadi sulit banget,” kata Arbani dalam gala premiere Kiko in the Deep Sea di XXI Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Kamis (16/2/2023).

Apalagi ini merupakan pengalaman pertamanya menjadi seorang dubber, dengan salah satu karakter animasi populer. Diciptakan pada 2011 sebagai karakter untuk majalah Just For Kids dan muncul serialnya di televisi pada 2014, membuat Arbani cukup terkesan dengan animasi ini.

 

Ia salut dengan para dubber yang ada di Indonesia, setelah menjalani langsung prosesnya. “Salut sama dubber-dubber animasi ternyata ini tuh susah banget,” kata dia.

Kiko in the Deep Sea menceritakan kehidupan bawah laut, di mana Kiko dan teman-temannya tinggal seperti dengan serialnya. Kiko dan teman-temannya merupakan mutasi dari ikan-ikan yang dikenal di perairan Indonesia.

Kiko adalah ikan mas koki, Lola adalah ikan discus, Poli adalah ikan cupang, Tingting adalah sosok kepiting, Patino adalah ikan patin, Karkus adalah ikan lele, serta Pupus yang merupakan seekor belut. Kisah Kiko, Tingting, Poli, Patino, Lola beserta Karkus dan Pupus, kali ini pergi menelusuri dan menginvestigasi kerusakan ekosistem yang sedang terjadi di sebuah Kota Asri di laut dalam. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan Putri Clara dari Shell Castle.

Putri Clara sedang mencari lima mutiara pelindung perairan yang hilang. Tanpa adanya mutiara tersebut, kehidupan perairan akan menjadi musnah. Kiko dan teman-temannya memutuskan untuk membantu menemukan seluruh mutiara demi keselamatan laut.

Dalam misi ini, Kiko dan teman-teman melewati banyak rintangan dan menghadapi berbagai monster penjaga mutiara. Cerita dalam film animasi Kiko in the Deep Sea dikemas secara menarik, lucu, dan ramah untuk anak.

Diperuntukkan untuk semua umur, Kiko in the Deep Sea mulai tayang pada 23 Februari 2023 di seluruh bioskop Indonesia. Para pengisi suara lainnya adalah Anastasia Amalia (Kiko), Felicya Angelista (Putri Clara), Robby Purba (Nerio), dan beberapa lainnya.

Sebelumnya, serial animasi "Kiko in the Deep Sea" telah diterjemahkan dalam empat bahasa yakni Inggris, Mandarin, Spanyol, dan Portugis, serta tayang di 64 negara di berbagai benua. Tak hanya itu, serial animasi karya anak bangsa ini telah memperoleh berbagai penghargaan nasional dan internasional.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement