Rabu 04 Jan 2023 04:29 WIB

Barang yang Jarang Lolos Pemeriksaan Keamanan di Bandara

Calon penumpang pesawat terkadang terpaksa membuang barang di bandara.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Qommarria Rostanti
Barang-barang yang jarang lolos pemeriksaan di bandara. (ilustrasi)
Foto: Youtube
Barang-barang yang jarang lolos pemeriksaan di bandara. (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Butuh waktu sekitar 20 menit untuk melewati keamanan bandara. Sering kali ini menjadi momen menegangkan. 

Dalam proses pemeriksaan di bandara, calon penumpang pesawat terkadang terpaksa membuang sebuah barang. Untuk mempermudah pemeriksaan di bandara, Anda perlu mengetahui dasar-dasar yang benar termasuk berpakaian.

Baca Juga

Dilansir laman Best Life pada Selasa (3/1/2023), ada tujuh barang yang sering tidak lolos pemeriksaan keamanan di bandara:

1. Sandal jepit

 

Sandal jepit mudah dipakai dan dilepas, tetapi itu tidak menjadikannya alas kaki perjalanan yang ideal. Pakar gaya hidup profesional, Cheryl Nelson, menekankan jangan pernah memakai sandal jepit karena khawatir akan kuman.

“Selalu kenakan kaus kaki untuk melindungi kaki, kita tidak tahu apa lagi yang ada di lantai itu,” ucap Cheryl. Jika ada keadaan darurat selama penerbangan, sandal jepit juga membuat lebih sulit membuat Anda berlari ke tempat yang aman.

2. Sepatu rumit

Hal nomor satu yang perlu dipertimbangkan saat memilih sepatu adalah kemungkinan cara melepasnya. “Jangan memakai alas kaki yang sulit dilepas atau dipakai kembali, seperti sepatu bot yang ketat. Sepatu dengan gesper dan tali juga menambah lama waktu antrean,” ujar Cheryl.

3. Pin dan klip logam

Benda yang berasal dari logam tidak boleh dipakai dan tidak akan lolos melalui mesin sinar-X di bandara. Namun, sering kali potongan logam yang mudah dilupakan itulah yang membunyikan alarm, seperti pin, klip, atau jepit rambut.

“Ini (jepit rambut) dapat memicu detektor logam dan pemeriksaan risiko sehingga mungkin merusak gaya rambut kita. Pengencang pakaian logam atau tindik badan juga dapat menyebabkan Anda ditandai,” kata dia.

4. Ikat pinggang

Mungkin lebih mudah untuk mengemas ikat pinggang di bagasi, karena ketika melalui keamanan bandara pasti akan diminta melepasnya. “Jika harus melepas sepatu, maka kamu memiliki lebih banyak item pakaian untuk dipakai kembali dengan cepat,” kata dia.

5. Pakaian besar

Pakaian kebesaran mungkin terasa nyaman, terutama jika penerbangan jauh, namun bisa menimbulkan kekacauan di keamanan bandara. Gaun, rok, atau sweter tebal dapat menyebabkan seseorang ditepuk-tepuk untuk memastikan tidak menyembunyikan apa pun.

6. Aksesoris pakaian

Bepergian ke mana saja dengan pakaian musim dingin bisa membuat frustrasi. Saat menuju keamanan bandara selama musim dingin, ini bukan tentang meninggalkan perlengkapan di rumah tetapi mengaturnya sebelum tiba di mesin sinar-X.

Semua orang pasti ingin menghindari barang-barang yang sulit untuk dipakai dan dilepas dan ingat untuk memikirkan semua potongan pakaian. Jika ada kemungkinan besar akan lupa untuk memakai kembali topi atau sarung tangan dari kotak keamanan, maka lebih baik simpan itu di dalam tas jinjing.

7. Perhiasan

Perhiasan dengan banyak logam kemungkinan besar perlu dimasukkan melalui mesin sinar-X. Jadi, kemasi dengan aman di dalam barang bawaan atau keluarkan dengan hati-hati di jalur keamanan.

“Saya telah menyaksikan seseorang melepas kalung mutiara besar yang tersangkut di pakaiannya dan rusak, membuat mutiara terpental ke lantai,” kata Cheryl.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement