Ahad 14 Mar 2021 21:39 WIB

Kenapa Wagyu Jepang Terkenal Paling Enak?

Daging wagyu Jepang memang terkenal paling enak dibandingkan wilayah lain.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Nora Azizah
Daging wagyu Jepang memang terkenal paling enak dibandingkan wilayah lain.
Foto: Pixabay
Daging wagyu Jepang memang terkenal paling enak dibandingkan wilayah lain.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memasak menjadi salah satu gaya hidup baru. PT Subur Arta Utama (SAU), sebagai salah satu importir dan distributor daging terbesar di Indonesia, mengajak masyarakat untuk menciptakan surga kuliner di rumah dengan salah satu daging premium andalannya, Satsuma Gyu.

Berasal dari Kagoshima, Jepang, Satsuma Gyu merupakan wagyu halal premium dengan grade marbling terbaik, yang telah memenangkan Wagyu Olympic di Jepang. “Jika berbicara wagyu, itu adalah sapinya orang Jepang,” kata Managing Director, PT. Subur Arta Utama (SAU), Alexander Hansen dalam konferensi pers virtual, beberapa waktu lalu.

Baca Juga

Alexander mengatakan wagyu, khususnya yang berasal dari Kagoshima di Kepulauan 9, Jepang itu dari sapi yang tinggal di daerah sejuk, dekat Gunung Sakurajima, daerah subur, airnya bagus, rumptnya banyak, dan mineralnya cukup tinggi. Kenapa wagyu Jepang lebih enak dari daging sapi di daerah lain? Alexander menjelaskan orang Jepang memelihara sapi fokus pada kualitas daripada kuantitas.

Dalam satu kandang saja, mereka hanya memelihara 1.500 ekor, sementara di Australia bisa ratusan ribu ekor. Kemudian, peternak di Australia menjagal 5.500 sampai 8.000an ekor sapi, sementara di Jepang hanya delapan sampai 12 ekor saja.

 

“Bukan menjual kuantiti, tapi kualitas. Wagyu Jepang bukan sesuatu yang murah, tapi mereka selalu meghadirkan yang terbaik,” ujar dia.

Dengan informasi itu, Alexander mengatakan PT SAU membawa campaign 'Little Taste of Heaven', dengan menghadirkan Kagoshima yang seperti surga itu ke dunia. “Itu kita bawa daging, produk surga ke dunia untuk dibawa ke Indonesia. Kualitas yang tak ada duanya,” kata dia.

Alexander mengatakan wagyu di Australia merupakan sapi keturunan wagyu, yang mengalami pemurnian genetik. Di Jepang, sapinya asli atau full blood, yang hanya ada empat jenis. Namun, dari 100 ekor sapi yang dipotong di Jepang, hanya 4 persen yang benar-benar bisa masuk produk spesial.

Alexander mengatakan halal merupakan hal penting bagi orang Indonesia. Dia menggaransi Satsuma Gyu bukan hanya enak, tetapi juga halal. 

Salah satu pemotong sapinya merupakan orang Bandung, Jawa Barat bernama Dadang, yang sudah lama tinggal di Kagoshima. Alexander mengatakan Dadang merupakan salah satu pemotong sapi yang disertifikasi Asosiasi Muslim Jepang (MPJA).

“Hal ini tentu sangat penting bagi kami karena banyak sekali penyelundup daging yang main asal membawa daging wagyu yang tidak halal,” ujar Alexander.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement