Selasa 13 Oct 2015 15:32 WIB

Mengunjungi Bukit Singa Tempat Jatuhnya Sang Kaisar

Rep: MGROL 50/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
Lion's Mound di Waterloo, Belgia
Foto: amusing planet
Lion's Mound di Waterloo, Belgia

REPUBLIKA.CO.ID, WATERLOO -- Pertempuran Waterloo merupakan sebuah pertempuran bersejarah yang terjadi pada tanggal 18 Juni 1815, di dekat kota Waterloo. Pertempuran menandai kekalahan final pemimpin militer Prancis dan Kaisar Napoleon, yang menaklukkan banyak benua Eropa pada awal abad ke-19.

Pertempuran ini adalah salah satu pertempuran paling berdarah dalam satu abad, yang memakan korban kurang lebih 65 ribu jiwa.

Tidak banyak peninggalan dari perang ini. Sebagian besar lahan pertanian dan monumen tersebar di seluruh daerah. Namun peninggalan yang terbesar terletak tepat di jantung medan perang, yaitu sebuah monumen kolosal yang disebut Lion's Mound atau gundukan singa.

Lion's Mound adalah kerucut berukuran 43 meter membentuk bukit yang atasnya terdapat singa besi besar yang berukuran sekitar 4,5 m. Urukan berbentuk bukit ini dibangun atas perintah Raja William I dari Belanda.

Pembangunan monumen kolosal dimulai pada 1822 dan terhenti pada tahun 1825, karena masih kekurangan lahan. Untuk itu diperlukan hampir 400 ribu meter kubik tanah yang dikumpulkan dari berbagai bagian medan perang itu sendiri, termasuk lahan pertanian La Haye Sainte dan jalur Duke of Wellington yang berada disekitar pusat medan perang.

Ketika Duke of Wellington mengunjungi medan perang pada tahun 1827, ia terkejut dengan perubahan wilayahnya dan mengatakan "Mereka telah mengubah bidang pertempuran saya!"

Sebuah garis panjang membawa pengunjung ke puncak gundukan dimana mereka dapat melihat pemandangan bekas medan perang. Patung singa di puncak terinspirasi oleh abad ke-16 patung Medici singa di Florence. Singa ini memiliki kaki kanan depan kanan yang sedang menginjak bola, yang menandakan kemenangan global.

Berdekatan dengan Lion's Mound adalah bangunan melingkar berupa rumah lukisan panorama pertempuran Waterloo yang besar, yang dibuat oleh seniman Perancis Louis Dumoulin. Rotunda yang berdiameter 35 meter dibangun pada tahun 1911, sementara lukisan itu selesai pada tahun berikutnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement