Senin 07 Sep 2015 05:03 WIB

Ini Restoran dengan Pelayan Down Syndrome di Turki

Down Cafe di Turki
Foto: Odditycentral
Down Cafe di Turki

REPUBLIKA.CO.ID, ANKARA -- Pelayan yang cantik dan ramah pasti sudah biasa Anda temukan di restoran manapun. Namun tidak dengan restoran yang satu ini, semua pelayan yang bekerja adalah penderita down syndrome.

Sebuah restoran di Istanbul Turki mempekerjakan penderita down syndrome sebagai pegawainya. Saruhan Sangen, merupakan pemiliki restoran beralasan agar masyarakat tidak memandang sebelah mata terhadapa penyandang disabilitas ini.

Penyakit down syndrome merupakan keterbelakangan mental dan tidak normalnya perkembangan bayi pada masa kehamilan. Jadi ketika dilahirkan anak ini memiliki sifat keterbelakangan mental dan umumnya memiliki wajah yang mirip dengan penderita lainnya.

Saruhan Sangen pemilik Down Cafe ini memperkejakan staf dengan penderita down syndrome sebanyak 40 orang dengan usia 18 sampai 25 tahun. Ia terinspirasi oleh pengalamannya sendiri yang telah membesarkan anak perempuannya yang menderita penyakit tersebut.

"Ketika berpikir tentang penderita penyakit ini, pekerjaan pun sulit untuk mereka raih. Maka dari itu saya menciptkan lapangan pekerjaan untuk memberdayakan kemandirian serta melatih kepercayaan diri di depan banyak orang," kata dia dilansir laman Odditycentral Senin (7/9).

Menurut Asosiasi Nasional Down Syndrome di Turki, hampir 1.500 bayi lahir dengan kondisi seperti ini setiap tahunnya.

Diperkirakan bahwa saat ini terdapat lebih dari 100.000 orang penderita down syndrom di Turki.

"Perawatan medis secara khusus sangat penting bagi mereka, tetapi yang lebih penting kita harus terbuka dan membantu mereka hidup lebih mandiri dan bahagia."

Sangen mengungkapkan ketika pertama kali membuka kafe pada tahun 2011, bisnisnya ini sangat sepi pengunjung. Pengunjung ragu-ragu untuk masuk ketika mereka melihat para pegawai yang berkebutuhan khusus ini. Namun, ia membuat gebrakan dalam promosi dan akhirnya semua pelanggan yang berkunjung terkesan dengan jenis layanan yang disediakan restoran ini.

"Saya pikir melalui restoran ini dapat membantu menyingkirkan prasangka orang terhadap mereka yang berkebutuhan khusus ini serta memberikan kesempatan kepada penderita mereka untuk memamerkan diri dan bakat yang ia miliki," imbuh Sangen.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement