Kamis 27 Aug 2015 14:59 WIB

Mengemil tapi Tetap Langsing? Ini Caranya

Rep: MGROL 47/ Red: Indira Rezkisari
Berhenti menyimpan stok kudapan dalam jumlah banyak di rumah, jika ingin menghentikan kebiasaan mengemil.
Foto: warwickwoods
Berhenti menyimpan stok kudapan dalam jumlah banyak di rumah, jika ingin menghentikan kebiasaan mengemil.

REPUBLIKA.CO.ID, Mengemil adalah suatu kegiatan yang sangat digemari sebagai pembunuh waktu luang, terutama bagi kebanyakan wanita. Mengemil tidak hanya mengusir rasa lapar, tetapi dapat mengisi gizi dalam rencana makan harian. 

Bahkan, mengemil sebenarnya bisa membantu menurunkan berat badan. Agar kudapan yang dimasukkan menjadi pilihan sehat Anda, ada panduan yang perlu diketahui. 

Janganlah makan langsung dari kardusnya

Setelah Anda memilih camilan, taruhlah  sesuai porsi ke dalam mangkuk. Tinggalkan dapur dan duduk untuk menikmati hidangan camilan. Hindari makan langsung dari kotak atau kemasannya atau sambil berdiri di meja dapur, karena Anda lebih mungkin untuk terus kembali meraup isi kemasan, lagi dan lagi.

Jadikan mengemil untuk melengkapi nutrisi

Gunakan makanan ringan untuk mengisi diet Anda. Di saat makan siang makanlah makanan yang hijau dengan mengonsumsi beberapa sayuran. Lanjut dengan mengudap buah-buahan. Kebiasaan ini akan memenuhi kebutuhan gizi, ketimbang mengunyah permen. 

Janganlah menolak godaan makan cokelat

Tidak bisa berhenti melamun tentang cokelat? Jangan mencoba untuk menekan godaannya. Sebaliknya, lihat apakah Anda dapat menemukan alternatif camilan yang lebih ramah dan memuaskan nafsu makan hingga akan tidak tergoda makan lagi. Cokelat, dalam porsi kecil tidak akan membatalkan diet Anda.

Janganlah mengemil di atas 200 kalori

Dikutip dari Women's Running, sangat penting untuk menjaga makanan ringan antara 150 dan 200 kalori, terutama jika mencoba untuk menurunkan atau mempertahankan berat badan. Meskipun ini terdengar sepele, tapi ada banyak pilihan kudapan di bawah 150 kalori yang memuaskan dan mengisi perut.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement