Selasa 16 Apr 2024 23:38 WIB

Pemudik Diimbau Pastikan Kondisi Kesehatan Fit Sebelum Kembali ke Rutinitas

Masyarakat sebaiknya melakukan skrining penyakit tak menular setelah Lebaran 2024.

Menderita sakit (ilustrasi). Masyarakat melakukan skrining penyakit tidak menular di seluruh fasilitas kesehatan terdekat usai Lebaran 2024.
Foto: republika
Menderita sakit (ilustrasi). Masyarakat melakukan skrining penyakit tidak menular di seluruh fasilitas kesehatan terdekat usai Lebaran 2024.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengimbau masyarakat melakukan skrining penyakit tidak menular di seluruh fasilitas kesehatan terdekat usai Lebaran 2024. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr Dini Anggraeni mengatakan skrining penyakit tidak menular (PTM) ditujukan untuk melakukan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM.

Ia mengatakan kegiatan ini menyasar perilaku seperti merokok, pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, obesitas, stres, konsumsi minuman beralkohol, hipertensi, hiperglikemi, dan hiperkolesterol. “Tak terkecuali, menindaklanjuti secara dini faktor risiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan untuk segera merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan lebih lanjut,” kata dia, Selasa (16/4/2024).

Baca Juga

Ia mengimbau seluruh pemudik agar memastikan kondisi kesehatannya fit sebelum kembali ke rutinitas sehari-hari. Pasalnya, berpindah-pindah dari satu kota ke kota lainnya, dengan kondisi tubuh yang lelah, tidak menutup kemungkinan munculnya penyakit-penyakit yang perlu ditangani dengan baik. “Masyarakat juga bisa ikut berperan aktif dalam melaporkan masalah kesehatan di lingkungan yang memerlukan perhatian khusus dari petugas kesehatan. Khususnya, penyakit-penyakit yang mungkin timbul usai Lebaran,” katanya.

Di Kota Tangerang tersedia 20 puskesmas UGD, 17 puskesmas poned, dan 34 rumah sakit yang dapat dimanfaatkan masyarakat, sesuai dengan kepesertaan BPJS Kesehatan masing-masing.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement