Sabtu 06 Apr 2024 20:50 WIB

Ini Camilan Terbaik untuk Dipadukan dengan Berbagai Jenis Teh

Tidak semua jenis kudapan cocok disantap bersama jenis teh tertentu.

Rep: Shelbi Asrianti   / Red: Friska Yolandha
Ini Camilan Terbaik yang cocok dengan jenis teh tertentu.
Foto: Freepik
Ini Camilan Terbaik yang cocok dengan jenis teh tertentu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tidak semua jenis kudapan cocok disantap bersama jenis teh tertentu. Sebagai contoh, menurut ilmuwan pangan atau food scientist, memadukan biskuit bourbon dengan secangkir teh khas Inggris "builder's tea" hanya akan merusak rasa satu sama lain.

Dikutip dari laman Glasgow Live, Sabtu (6/4/2024), tim ilmuwan makanan Nali Consulting dari Inggris dan Belanda menyebutkan sejumlah kudapan terbaik untuk dipadukan dengan berbagai jenis teh. Jika menikmati secangkir breakfast tea klasik ala Inggris, "teman" paling cocok adalah camilan berbahan dasar oat atau kacang.

Baca Juga

Sementara itu, bagi yang menikmati teh earl grey, suguhan terbaik adalah makanan ringan atau kue dengan kandungan lemon. Itu karena ada profil rasa bergamot dan bunga dalam teh earl grey, sehingga paduan itu meningkatkan rasa gurih pada kue.

Untuk orang yang menyukai camilan kue wortel, sebaiknya memilih teh chai hitam, yang sering kali mengandung rasa seperti kayu manis, kapulaga, dan cengkeh. Kombinasi itu disebut sebagai "perpaduan yang menenangkan" oleh para food scientist.  

Saat minum teh peppermint, tim menyarankan untuk memadukan dengan kudapan cokelat hitam untuk harmoni aromatik yang bersahaja. Sementara, teh melati cocok dipadukan dengan kue kering, kue kelapa, atau makanan penutup yang agak manis atau asam sehingga saling melengkapi.

Teh rooibos disebut cocok diminum sambil makan keju dan buah-buahan. Untuk teh oolong yang memiliki kemampuan untuk mengemulsi lemak, padukan dengan camilan berkadar lemak tinggi, seperti salami atau fudge selai kacang. Sementara, teh darjeeling pas dipadukan dengan camilan manis yang dilengkapi buah-buahan.

CEO Nali Consulting, Natalie Alibrandi, termasuk dalam tim ilmuwan makanan dan minuman yang menyusun rekomendasi tersebut. Alibrandi mengatakan, pihaknya memahami bahwa preferensi rasa bersifat subjektif, dipengaruhi oleh selera dan persepsi aroma individu.  

Oleh karena itu, meskipun tim memberikan saran, kenikmatan rasa secara pribadi tetap yang terpenting. "Indra penciuman kita, dengan jutaan reseptornya, secara signifikan membentuk persepsi rasa, dengan mendeteksi aroma utama dalam makanan dan minuman. Aroma pelengkap, dan persepsi unik kita terhadap hal ini, memainkan peran penting dalam kenikmatan kombinasi rasa," ungkap Alibrandi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement