Jumat 26 Jan 2024 17:33 WIB

Bayi Tumbuh Gigi Butuh Makanan yang Enak dan Beraroma, Suapin Jangan Pakai Sendok

Jangan suapkan makanan pakai sendok saat bayi sedang tumbuh gigi.

Bayi belajar makan (ilustrasi). Bayi yang sedang tumbuh gigi senang dengan makanan yang agak dingin dan tidak menyukai makanan yang lunak seperti bubur.
Foto: www.freepik.com
Bayi belajar makan (ilustrasi). Bayi yang sedang tumbuh gigi senang dengan makanan yang agak dingin dan tidak menyukai makanan yang lunak seperti bubur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bayi Anda sedang tumbuh gigi? Terkadang, ini menjadi masa-masa menantang karena bayi menolak makan.

Lalu, apa daya ibu? Dokter spesialis anak I Gusti Ayu Nyoman Partiwi mengatakan para ibu tidak boleh menyerah dan perlu lebih kreatif dalam memberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) agar bayi tetap mau belajar untuk makan meskipun dalam keadaan sakit gigi akibat tumbuh gigi baru.

Baca Juga

"Ini sering kali kita ketemu pada bayi usia 8-9 bulan, di mana mereka mulai tumbuh gigi atau mulai sakit," katanya dalam diskusi tentang MPASI dalam memperingati Hari Gizi Nasional yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (24/1/2025).

Dokter yang akrab disapa Tiwi itu menyebut ibu perlu kreatif dalam menyiapkan MPASI. Biasanya, bayi yang tumbuh gigi itu senang dengan makanan yang agak dingin dan tidak menyukai makanan yang lunak seperti bubur.

 

"Coba berikan makanan yang dingin atau makanan yang agak keras dan bertekstur," ujar dr Tiwi.

Selain itu, bayi yang sedang tumbuh gigi sebaiknya tidak disuapi menggunakan sendok. Gunakan tangan untuk menyuapkan makanan.

"Suapkan dengan mengarahkannya ke bagian geraham kanan atau kiri," kata dr Tiwi.

Menurut dr Tiwi, pada masa awal pertumbuhan gigi, bayi merasakan sakit di bagian depan, di lokasi gigi tersebut tumbuh.

"Biasanya kita pakai tangan, dikepal-kepal makanannya, terus dimasukkan ke geraham kiri atau geraham kanan, itu tempatnya mengunyah," katanya.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement