Jumat 08 Dec 2023 15:56 WIB

Wabah Salmonella Merebak di AS, Penyebabnya Diduga dari Melon yang Terkontaminasi

CDC menarik sejumlah merek ternama produk melon utuh dan potongan di AS.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
Buah melon kuning. CDC menyatakan wabah salmonella merebak di AS terkait dengan buah melon kuning dan produk buah potong.
Foto: Dok. Freepik
Buah melon kuning. CDC menyatakan wabah salmonella merebak di AS terkait dengan buah melon kuning dan produk buah potong.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wabah salmonella yang mematikan terjadi di 38 negara bagian di Amerika Serikat (AS). Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) memberikan pernyataan bahwa wabah itu terkait dengan buah melon kuning dan produk buah potong.

Dikutip dari laman WSB-TV, Jumat (8/12/2023), wabah salmonella itu telah menyebabkan tiga kasus kematian. CDC menyebut, terdapat 230 orang jatuh sakit dan 96 orang dirawat di rumah sakit sejak pertengahan November 2023 akibat terdampak wabah itu. Negara bagian yang terimbas termasuk Arizona, Iowa, Minnesota, Missouri, Ohio, Tennessee, Texas, dan Wisconsin.

Baca Juga

"CDC prihatin dengan wabah ini karena penyakit parah yang disebabkan serta orang-orang yang berada di fasilitas perawatan jangka panjang dan pusat penitipan anak jatuh sakit," demikian pernyataan resmi dari CDC, yang menyarankan tidak sembarangan menyantap buah potong.

CDC merekomendasikan agar masyarakat AS tidak membeli, memakan, atau menyajikan melon jika tidak mengetahui asal-usulnya. Sebagai langkah penanggulangan, CDC memperluas penarikan produk melon utuh dan produk buah melon yang sudah dipotong dari sejumlah jenama.

 

Melon utuh bermerek Malichita, Rudy, dan yang bertuliskan "Produk Meksiko/produit du Mexique" ditarik dari peredaran. Begitu juga potongan melon berlabel Kwik Trip, TGD Cuts, Freshness Guaranteed, RaceTrac, Vinyard, Kroger, Sprouts Farmers Market, Trader Joes, Cut Fruit Express, ALDI, Bix Produce dengan tanggal tertentu.

CDC menyarankan agar masyarakat AS tidak membeli melon potong atau produk buah lain dari jenama yang masuk daftar penarikan. Jika tidak sengaja membelinya, konsumen dianjurkan segera membuang produk atau mengembalikannya ke toko tempat membelinya.

Selain itu, cuci bersih semua wadah penyimpanan buah potong atau permukaan yang dipergunakan sebagai tempat meletakkan buah. Apabila mengalami gejala tertentu, disarankan langsung memeriksakan diri ke layanan kesehatan.

Gejala infeksi salmonella meliputi demam, kram perut, dan diare. Gejala biasanya dimulai setelah enam jam hingga enam hari setelah bakteri tertelan. Menurut CDC, kebanyakan orang bisa pulih setelah sekitar empat hingga tujuh hari. Namun, kelompok rentan seperti anak-anak, orang berusia di atas 65 tahun, dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah dapat terserang penyakit parah yang memerlukan perawatan medis atau rawat inap.

 

Sumber: CDC

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement