Senin 20 Nov 2023 08:05 WIB

Rose Blackpink Bicara Tentang Kesehatan Mental di Pekan Pemimpin APEC

Rose berbagi pengalaman pribadinya tentang perjuangan dengan kesehatan mental.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Friska Yolandha
Rosé Blackpink berbicara dalam diskusi tentang kesehatan mental di program pasangan sebagai bagian dari Pekan Pemimpin APEC di kampus Apple di Cupertino, California, Jumat, 17 November 2023.
Foto: AP Photo/Jeff Chiu
Rosé Blackpink berbicara dalam diskusi tentang kesehatan mental di program pasangan sebagai bagian dari Pekan Pemimpin APEC di kampus Apple di Cupertino, California, Jumat, 17 November 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, SAN FRANCISCO -- Pada acara Pekan Pemimpin Kerjasama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2023 di San Francisco, AS, penyanyi-penulis lagu Rose Blackpink menjadi sorotan saat menyampaikan pidato yang mengharukan tentang kesehatan mental. Sebagai bagian dari segmen Pembicaraan Kesehatan Mental APEC yang dipimpin oleh Ibu Negara AS, Jill Biden, Rose diundang untuk berbagi pengalaman pribadinya pada 17 November 2023.

Biden memuji Rose sebagai wanita dengan "bakat dan keberanian luar biasa" yang memanfaatkan pengaruhnya untuk tujuan baik di dunia. Dalam pidatonya, Rose berbagi pengalaman pribadinya tentang perjuangan dengan kesehatan mental.

Baca Juga

Meskipun memiliki jutaan penggemar yang setia, dia mengungkapkan kesepiannya dalam menghadapi komentar negatif yang tak henti-hentinya. "Saya merasa beberapa hal yang saya lakukan tidak pernah cukup, dan tidak peduli seberapa keras saya mengerjakan sesuatu, akan selalu ada seseorang yang memiliki pendapatnya sendiri atau senang mengendalikan narasinya. Dan itu bagiku sebagai rasa kesepian," kata Rose, dilansir Koreaboo, Senin (20/11/2023).

Mengutip lagu debutnya "On The Ground”, Rose menyoroti pentingnya memahami harga diri sendiri. Dia menegaskan bahwa nilai seorang individu tidak ditentukan oleh pandangan luar, tetapi oleh bagaimana mereka tetap berakar pada nilai-nilai yang penting bagi mereka.

Lebih lanjut, Rose menekankan bahwa berbicara terbuka tentang masalah kesehatan mental adalah langkah penting. Hal itu menjadi kunci untuk membantu orang lain merasa bahwa tidak selalu baik-baik saja itu wajar.

"Menurut saya, tidak terlalu normal normal kita berbicara tentang apa yang kita rasakan dari waktu ke waktu, padahal tidak selalu baik-baik saja adalah hal yang wajar, komunikasi adalah kuncinya," ujar Rose.

Rosé juga berkomitmen untuk terus menjadi sumber inspirasi dan kenyamanan bagi pendengarnya melalui karya musiknya. "Dengan harapan bahwa musik saya dapat menjadi sumber inspirasi dan kenyamanan bagi pendengar saya, saya akan terus berkontribusi pada kesejahteraan komunitas global kita," kata Rose.

Pidato emosional Rose dalam acara APEC ini mendapat apresiasi luas karena membawa kesadaran yang lebih besar tentang pentingnya kesehatan mental, serta menekankan pentingnya pembicaraan terbuka tentang hal tersebut. Umi Nur Fadhilah

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement