Jumat 18 Aug 2023 15:35 WIB

RM BTS Dituduh Bagikan Lagu Berunsur Islamofobia, Fans Bela dengan Katakan Ini

Penggemar menyanggah anggapan bahwa RM BTS mempromosikan Islamofobia.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Qommarria Rostanti
RM BTS. RM BTS dikritik karena membagikan lagu yang diduga berunsur Islamofobia. Penggemar tak tinggal diam dan membela idolanya.
Foto: Dok tangkapan layar Weverse
RM BTS. RM BTS dikritik karena membagikan lagu yang diduga berunsur Islamofobia. Penggemar tak tinggal diam dan membela idolanya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Leader grup K-Pop BTS, RM, menjadi sorotan setelah mengunggah lagu "Bad Religion" milik Frank Ocean melalui Instagram Story. Sebagian warganet meminta RM meminta maaf karena menilai lagu tersebut diduga sarat  muatan Islamofobia. Namun penggemar RM tak gentar untuk memberikan pembelaan terhadap sang idola.

Melalui unggahan di media sosial Twitter yang kini bernama X, seorang penggemar menyanggah anggapan bahwa RM mempromosikan Islamofobia. Alih-alih membenci Islam, penggemar tersebut mengungkapkan bahwa RM kerap menghargai umat Islam.

Baca Juga

"Dia adalah orang yang mendukung Palestina, memuji (Muslimah) yang menggunakan hijab, mengubah koreo agar Muslimah merasa aman," ujar penggemar tersebut melalui akun pribadinya @jimin8764*** seperti dikutip Republika.co.id pada Jumat (18/8).

Melalui Instagram, penggemar lain juga turut memberikan pembelaan untuk RM. Seorang penggemar mengungkapkan bahwa dia mengerti alasan yang membuat sebagian penggemar Muslim merasa marah terhadap RM. Akan tetapi, lanjut penggemar tersebut, RM merupakan sosok yang kerap mengunggah musik yang sedang dia dengarkan ke media sosial.

"Itu hanya lagu, bukan berarti dia menyebarkan kebencian. Bila dia sungguh-sungguh membenci sebuah agama, apakah kalian benar-benar berpikir dia akan mengunggahnya di IG?," ujar penggemar tersebut.

Penggemar itu meyakini bahwa RM tak memiliki maksud buruk ketika membuat unggahan lagu "Bad Religion" di Instagram Story. Penggemar tersebut juga meminta warganet untuk berhenti membuat asumsi dan menyebarkan kebencian kepada RM atas asumsi tersebut.

"Cari tahu kebenarannya dulu. Jangan membuat imajinasi sendiri. Imajinasi Anda hanya buah dari pemikiran berlebih. Bila Anda mengenal RM, Anda akan tahu bahwa dia manusia yang baik," tambah sang penggemar.

Penggemar dengan akun @just_*** juga turut berkomentar melalui Instagram. Dia mengingatkan bahwa para anggota BTS selalu menunjukkan rasa hormat mereka terhadap penggemar BTS atau Army yang beragama Islam.

"Anda boleh membela Islam dengan menggunakan kata-kata yang baik (bukan menghujat)," ujarnya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi yang diberikan oleh RM maupun pihak agensi terkait trending "RM APOLOGIZE TO MUSLIMS". RM juga tampak membatasi kolom komentar di akun Instagram pribadinya.

Meski begitu, RM tampak membuat beberapa unggahan Instagram Story dalam 24 jam terakhir. Salah satu di antaranya merupakan unggahan lagu "Mates" karya John Carroll Kirby.

Terlepas dari beragam pembelaan untuk RM, sebagian penggemar lain tetap meminta RM menyampaikan permohonan maaf secara publik kepada Muslim. Seorang penggemar dengan akun @sakifyingl*** turut mengingatkan bahwa banyak dari penggemar BTS di seluruh dunia yang merupakan Muslim.

"Menunjukkan perilaku seperti itu kepada penggemar Muslim Anda bukanlah gestur yang baik. Saat ini, merendahkan Muslim dan agama-agama lain tampaknya sedang menjadi tren. Tolong hentikan itu," ujar sang penggemar.

"Bad Religion" merupakan lagu yang dirilis oleh penyanyi sekaligus rapper pria asal Amerika Serikat, Frank Ocean, pada 2012. Meski tak pernah memberikan label orientasi seksual khusus terhadap dirinya sendiri, Ocean pernah mengaku secara terbuka bahwa dirinya memiliki ketertarikan terhadap lawan jenis

Lagu "Bad Religion" disebut memiliki muatan Islamofobia karena dalam liriknya memuat kalimat "Allahu Akbar". Oleh karena itu, banyak orang berpikir bahwa "Bad Religion" merupakan lagu yang menjelekkan Islam.

Seperti dilansir laman Weebly, lagu "Bad Religion" sebenarnya merepresentasikan hubungan kompleks antara homoseksualitas, agama, dan Tuhan. Pada tahun yang sama dengan perilisan "Bad Religion", Ocean menuliskan sebuah surat terbuka yang mengungkapkan bahwa dia pernah memiliki rasa cinta yang tak terbalas kepada seorang pria ketika berusia 19 tahun. Dia menyebut pria tersebut sebagai cinta pertamanya.

Menurut laman sharpens.org, lagu "Bad Religion" berkutat pada rasa cinta tak berbalas yang dimiliki oleh Ocean terhadap pria tersebut. Sharpens mengungkapkan bahwa Ocean sebenarnya mengkritik semua agama karena tak ada agama yang memandang homoseksual sebagai hal alami seperti heteroseksualitas.

Akan tetapi, di dalam lagu ini, Ocean hanya menggunakan Islam untuk merepresentasikan pandangan semua agama terhadap homoseksualitas. Dia menyebut agama-agama ini sebagai "bad religion" atau agama yang buruk karena tidak menerima homoseksualitasnya.

"Dan agama ini meminta dia untuk mengabaikan homoseksualitasnya karena (homoseksualitas) dianggap sebagai sebuah fase, tidak lebih dari itu. Karenanya dia menyebut agama itu sebagai bad religion," tulis Sharpens.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement