Sabtu 17 Jun 2023 23:40 WIB

Konser Gigi, Armand Maulana Bingung dengan Bentuk Panggung: Siapa Sih yang Punya Ide?

Keluh kesah Armand Maulana terhadap bentuk panggung hanya gurauan semata.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
Vokalis band GIGI Armand Maulana saat tampil dalam konser bertajuk Road To 30Th Anniversary GIGI di Basket Hall Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (17/6/2023). Dalam penampilannya GIGI membuka konsernya dengan membawakan lagu berjudul Terbang dan juga membawakan lagu hitsnya berjudul 11 Januari, Nakal, Jomblo serta ditutup dengan lagu berjudul Ya Ya Ya.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Vokalis band GIGI Armand Maulana saat tampil dalam konser bertajuk Road To 30Th Anniversary GIGI di Basket Hall Senayan, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (17/6/2023). Dalam penampilannya GIGI membuka konsernya dengan membawakan lagu berjudul Terbang dan juga membawakan lagu hitsnya berjudul 11 Januari, Nakal, Jomblo serta ditutup dengan lagu berjudul Ya Ya Ya.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemandangan tak biasa menyambut penonton di area konser Gigi di Hall Basket Senayan, Jakarta, Sabtu (17/6/2023). Rangkaian konser "The Best of Gigi-Road to 30th Anniversary" di Jakarta malam itu menerapkan "panggung arena", yang berada di tengah-tengah.

Artinya, posisi penonton mengelilingi panggung empat sisi, tempat para personel Gigi bermain musik. Alhasil, sepanjang durasi konser, Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (gitar), dan Thomas Ramdhan (bas) berkeliling panggung supaya terlihat penonton. Kecuali, Gusti Hendy yang tetap duduk menabuh drum.

Baca Juga

Pengaturan panggung demikian bukannya tidak pernah diterapkan di konser musik lain, hanya saja, cukup tak lazim. Kelebihannya, penonton dapat melihat panggung dari berbagai sisi, sebab posisi penonton (baik yang duduk maupun yang berdiri), mengelilingi panggung.

Akan tetapi, Gigi terlihat cukup kewalahan karena harus "rata" membagi posisinya dan berkeliling ke empat sisi panggung, terutama Armand sang vokalis. Dia sempat juga "berkeluh-kesah" terhadap model panggung itu. "Bentar, bentar. Capek juga ini kanan-kiri, siapa sih yang punya ide (panggung begini)," kata Armand berseloroh.

Staminanya tentu terkuras, mengingat Gigi membawakan lebih dari 25 lagu selama sekitar dua jam konser. Deretan lagu hit yang dibawakan termasuk "Terbang", "My Facebook", "Andai", "Nirwana", dan masih banyak lagi. Namun, Armand justru mengubah kondisi itu jadi sarat kelucuan.

Baca juga: Thomas dan Hendy Gigi Terpingkal Kenang Nyasar Tiap Kali Jalan Bareng

"Asli, ini siapa sih yang bikin ide. Kalau enggak ke arah sini enggak enak, ada Nana (Najwa Shihab yang malam itu menonton). Kalau di sini, ada sahabat-sahabat Gigi," ujar Armand.

Tetap saja, malam itu Gigi sukses memanaskan suasana dengan aksi panggung penuh kualitas. Jam terbang bermusik selama hampir 30 tahun tercermin betul dari apa yang disuguhkan Gigi malam itu. Tidak ada celah penampilan musik mereka yang membuat penonton kecewa.

Gigi tidak selalu tampil berempat. Pada salah satu sesi, Dewa Budjana tampil secara solo, memainkan gitarnya. Terdengar melodi lagu yang tak asing di telinga. Maka, sementara Budjana memainkan gitar, seluruh penonton yang bernyanyi menggantikan vokal Armand.

Permainan gitar Budjana memperdengarkan instrumen lagu "Kuingin", "Diva", dan "Kusadari (Akhirnya)". Sesaat, terdengar awalan lagu "Cinta Terakhir", lantas semua personel kembali naik ke atas panggung dan memainkan lagu itu dalam formasi lengkap. Jelang akhir konser, Hendy juga mendapat kesempatan solo drum, dengan tabuhan drum yang penuh energi.

Di akhir penampilan, Gigi mengajak penonton berfoto bersama. Berbeda dengan tata panggung biasa, Gigi harus berfoto empat kali di empat sisi panggung berbeda. Armand pun kembali melontarkan celetukannya soal panggung sambil berlagak kelelahan. "Guys, usia saya sudah bukan 20, euy," ujar pria 52 tahun itu.

 Presiden RI Jokowi jadi tamu istimewa...>>

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement