Jumat 21 Apr 2023 04:15 WIB

Kesal dengan Tangisan Bayi, Penumpang Pesawat Ngomel tak Kalah Ributnya

Awak kabin mengingatkan pria itu bahwa dia orang dewasa, yang dikeluhkannya bayi.

Rep: Rahma Sulistya/ Red: Reiny Dwinanda
Seorang pria yang menjadi penumpang Southwest Airlines marah-marah karena merasa terganggu dengan tangisan panjang seorang bayi di pesawat.
Foto: Dok mjgrabowski/Tiktok
Seorang pria yang menjadi penumpang Southwest Airlines marah-marah karena merasa terganggu dengan tangisan panjang seorang bayi di pesawat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah rekaman video memperlihatkan seorang pria dalam penerbangan Southwest Airlines dengan tujuan Orlando, Amerika Serikat, membuat ulah. Dia tampak tantrum setelah mendengar tangisan panjang seorang bayi di atas pesawat.

Video yang dibagikan secara daring pada Selasa (18/4/2023) itu menunjukkan ketegangan meningkat dalam pesawat. Ini terjadi saat pesawat terpaksa berputar-putar di atas langit Palm Beach karena cuaca buruk.

Baca Juga

Kesal mendengar tangisan bayi tersebut, penumpang pria yang tidak disebutkan namanya itu mulai mengejek bayi berikut orang tuanya. Pramugari Southwest yang mencoba meredakan situasi juga kena cerca.

"Saya membayar tiket untuk mendapatkan penerbangan yang nyaman. Anak itu sudah menangis selama 40 menit!" ujar pria tersebut dalam video yang beredar.

 

Ketika kru memintanya untuk berhenti berteriak, penumpang itu malah semakin marah.

"Aku tidak berteriak. Apakah kalian ingin saya berteriak? Aku akan berteriak. Kita berada di ruang besi dengan tangisan bayi yang menggema di ruangan menyebalkan ini, dan kamu ingin berbicara denganku tentang menjadi orang baik?" kata pria itu lagi.

Saat pria itu terus mengomel, penumpang yang duduk di sebelahnya--diduga adalah istrinya--juga mencoba membuatnya tenang. Semua orang mengingatkannya bahwa dia adalah pria dewasa yang meneriaki bayi.

"Apakah 'bajingan' itu membayar ekstra untuk berteriak?" kata penumpang lainnya.

"Saya tidak peduli. Sialan, pelankan suara bayi itu!" kata pria itu lagi.

Sepanjang video, penumpang yang merekamnya terlihat tertawa terbahak-bahak. Menurutnya, ironis sekali karena pria itu justru menyebabkan gangguan yang jauh lebih besar daripada bayi yang dikeluhkan.

Video diakhiri dengan pria tersebut dikelilingi oleh petugas keamanan dan polisi di Bandara Orlando. Aparat mengantarnya keluar, sementara dia bersikeras bahwa orang tua bayi itu bersalah karena gagal membuat anaknya diam.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement