Selasa 28 Feb 2023 14:24 WIB

Terpaksa Tidur di Bandara karena Penerbangan Diundur, Perhatikan Dulu 9 Hal Ini

Alih-alih memesan hotel, sebagian calon penumpang memilih tidur di bandara.

Rep: Noer Qomariah Kusumawardhani/ Red: Qommarria Rostanti
Tidur di bandara (ilustrasi). Calon penumpang terkadang mengalami penundaan jadwal penerbangan sehingga terpaksa tidur di bandara.
Foto: www.freepik.com
Tidur di bandara (ilustrasi). Calon penumpang terkadang mengalami penundaan jadwal penerbangan sehingga terpaksa tidur di bandara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernahkah Anda "terpaksa" berada berjam-jam di bandara ketika menunggu jadwal penerbangan? Terkadang jadwal pesawat ditunda dari waktu semestinya. Penundaan bahkan bisa terjadi hingga keesokan harinya.

Alih-alih memesan hotel di dekat bandara, sebagian calon penumpang memilih tidur di bandara untuk menghemat biaya. Terkadang maskapai penerbangan bertanggung jawab untuk mengeluarkan voucher hotel atau mengatur akomodasi bagi penumpang yang telantar karena masalah penerbangan. Namun hal tersebut dapat bergantung pada alasan gangguan, ketentuan layanan, dan di mana Anda berada.

Baca Juga

“Jika penundaan karena cuaca atau 'kehendak' Tuhan lainnya, maka Anda harus menanggungnya sendiri,” katapemilik saluran perjalanan YouTube Wolters Would, Mark Wolters, dikutip dari Huffpost, Senin (27/2/2023).

Meskipun tidur di bandara tidak ideal, setidaknya ada cara untuk agar Anda bisa nyaman. Wolters dan pelancong berpengalaman lainnya membagikan saran bagaimana agar calon penumpang dapat tidur di bandara dengan nyaman:

 

1. Kenakan pakaian yang nyaman 

Salah satu pendiri situs informasi perjalanan The Vacationer Phil Dengler mengatakan, Anda bisa mengenakan pakaian yang nyaman agar lebih mudah. Contohnya, bawalah sepasang celana olahraga dan sandal yang paling nyaman.

Jika Anda harus bermalam di bandara, pastikan untuk mengemas pakaian ganti dan sesuatu yang nyaman untuk tidur di tas jinjing. “Jika di luar dingin, pertimbangkan membawa lapisan ekstra hangat seperti sweater dan sweatshirt,” kata Dengler. Anda juga sebaiknya mempertimbangkan memiliki sarung tangan dan topi karena beberapa bandara bisa menjadi sangat dingin pada malam hari.

2. Memeriksa tempat duduk

Ada baiknya memilih tempat duduk dan berbaring yang lebih baik. Jika bandara memiliki area bermain anak-anak, mereka biasanya memiliki bangku untuk orang tua duduk tanpa sandaran tangan. "Itu berarti Anda benar-benar bisa berbaring dan beristirahat," ujar Wolters.

3. Pilih area dengan lalu lintas lebih sedikit

Carilah tempat yang jauh dari keramaian dan nyaman. Wolters menyarankan untuk menemukan tempat di ujung terminal.

“Ujung terminal cenderung memiliki lalu lintas pejalan kaki yang jauh lebih sedikit dan karenanya memiliki lebih sedikit kotoran dan debu yang melekat di lantai juga kursi. Ini bisa mengurangi waktu tidur,” ujar Wolters. Namun, perhatikan keamanan jika Anda tidur sendiri di bandara.

4. Lindungi barang

Dengler merekomendasikan Anda untuk menggunakan kunci bagasi untuk semua tas jinjing. Kunci bagasi bisa melindungi jika seseorang mencoba membuka tas Anda saat Anda sedang tidur.

Pastikan Anda tidur dengan sebagian tubuh Anda atau menyentuh tas Anda. “Letakkan ransel atau barang bawaan di bawah kepala Anda, atau kaitkan tali ke lengan atau kaki Anda untuk mencegah pencurian,” kata pakar perjalanan dan penulis La Carmina memberi saran.

5. Mempertimbangkan opsi lounge

Redaktur pelaksana di situs perjalanan The Points Guy, Melanie Lieberman, menyarankan calon penumpang untuk melihat apakah bandara memiliki fasilitas lounge 24/7.

“Anda mungkin memiliki akses ruang tunggu melalui kartu kredit atau Anda mungkin dapat membayar untuk sekali masuk. Menghabiskan waktu di lounge lebih nyaman daripada mencoba meringkuk pintu gerbang,” ujar Lieberman.

6. Kemas hal-hal penting

Blogger perjalanan Rocky Trifari merekomendasikan, kemas beberapa perlengkapan tidur seperti bantal perjalanan kecil, selimut, atau masker malam. Trifari juga menyarankan untuk menggunakan item pakaian besar dari barang bawaan Anda sebagai selimut dan pakaian yang lebih kecil sebagai penutup mata jika Anda tidak memiliki barang aslinya.

Wolters menyarankan untuk selalu membawa obat-obatan. Berikutnya, benda yang harus dibawa adalah tisu basah, penyumbat bising atau headphone peredam bising, beberapa makanan ringan, dan botol air isi ulang.

7. Bicara dengan maskapai

Maskapai bisa menjadi sumber bantuan dan informasi yang baik. “Bicaralah dengan perwakilan maskapai Anda di bandara tentang akomodasi di atau dekat hotel meskipun mereka tidak menyediakannya,” kata Wolters.

Dia mencatat, maskapai terkadang menawarkan voucher makanan yang dapat Anda gunakan untuk makanan ringan atau makan. Pastikan untuk memeriksa cetakan kecil untuk melihat vendor mana yang menerima voucher dan batas waktu.

8. Sesuaikan pola pikir

Wolters mengatakan, bagaimanapun juga, tidur di bandara akan terasa tak nyaman dan tidak menyenangkan. Memiliki sikap yang benar dalam pengalaman ini dapat membuatnya sedikit lebih dapat diterima.

“Jadi terimalah bahwa ini bukan waktu yang tepat, dan lupakan saja. Jika Anda memikirkannya, itu akan membuat malam Anda di bandara menjadi lebih buruk,” ujarnya.

9. Jangan lupa untuk mengatur alarm

“Pastikan jika Anda berencana untuk tertidur, Anda perlu menyetel alarm, dan usahakan untuk menempatkan diri sedekat mungkin dengan gerbang Anda,” kata Trifari.

 

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement