Ahad 20 Mar 2022 00:25 WIB

Menggoreng di Air Fryer Lebih Sehat, Tapi ...

Menggoreng dengan air fryer dapat menjadi alternatif saat minyak mahal.

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda
Menggoreng dengan air fryer (ilustrasi). Pemakaian air fryer juga dipercaya lebih menyehatkan karena menghasilkan masakan yang rendah lemak.
Foto: www.freepik.com.
Menggoreng dengan air fryer (ilustrasi). Pemakaian air fryer juga dipercaya lebih menyehatkan karena menghasilkan masakan yang rendah lemak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Air fryer menjadi alat memasak yang semakin populer di tengah pandemi dan mahalnya harga minyak. Pemakaian air fryer juga dipercaya lebih menyehatkan karena menghasilkan masakan yang rendah lemak.

Proses penggorengan dengan tekanan udara ini dapat memberi rasa, tekstur, dan warna makanan layaknya digoreng tanpa benar-benar menggorengnya dalam minyak. Mesin pendorong udara panas di sekitar makanan untuk menciptakan lapisan renyah sambil menjaga bagian dalamnya tetap lembut.

Baca Juga

Hasilnya yang sama seperti menggoreng, namun tanpa kalori dan lemak ekstra. Orang bisa memasak apa saja di air fryer, termasuk ayam, sayuran, onion ring, keripik, hingga donat. Kebanyakan orang membeli alat ini untuk mengurangi kalori demi menurunkan berat badan sambil tetap bisa mengonsumsi makanan favorit mereka.

Metode ini juga dianggap jauh lebih aman daripada menggoreng dalam minyak karena minyak panas memiliki risiko kesehatan dan keselamatan. Namun, benarkah air fryer adalah metode yang paling sehat?

Dalam banyak hal, metode ini lebih sehat daripada menggoreng dalam minyak. Pertama, karena dapat memotong kalori 70 persen hingga 80 persen dan menggunakan lebih sedikit lemak.

Karena proses penggorengan udara hanya menggunakan satu sendok makan minyak, ini adalah metode yang lebih baik untuk orang dengan kondisi seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker tertentu.

"Namun, itu akan sehat jika orang menggunakannya sesekali dan tidak setiap hari," menurut laporan Express.co.uk, Sabtu (19/3/2022).

Metode mematangkan makanan dengan udara panas mungkin juga mengurangi beberapa efek berbahaya lainnya dari penggorengan minyak, menurut WebMD. Misalnya, reaksi yang terjadi saat menggoreng kentang atau makanan bertepung lainnya membuat bahan kimia akrilamida.

Akrilamida dikenal sebagai karsinogen di mana penelitian mengaitkannya dengan peluang lebih besar terkena kanker. Situs itu menambahkan satu penelitian menunjukkan bahwa penggorengan udara menurunkan jumlah akrilamida dalam kentang goreng hingga 90 persen. Menggunakan air fryer juga dapat membantu menjaga nutrisi tertentu selama proses memasak, seperti vitamin C dan polifenol.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement