Kamis 31 Mar 2016 09:10 WIB

Tantangan Orang Tua Mencetak Anak Hebat

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari
Anak-anak bermain di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pulo Gundul di Jalan Kramat, Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (17/3).
Foto: Republika/ Yasin Habibi
Anak-anak bermain di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Pulo Gundul di Jalan Kramat, Johar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (17/3).

REPUBLIKA.CO.ID, Untuk menjadi anak hebat, anak harus memiliki kesehatan fisik, kecerdasan intelektual dan kecerdasan sosial emosional. Hal tersebut diungkapkan oleh psikolog Roslina Verauli.

Namun, dalam membentuk anak hebat tentu ada tantangannya. Terutama dalam membangun kecerdasan sosial emosional anak. Menurut Roslina, tantangan orang tua zaman sekarang adalah orang tua yang tidak ada karena sibuk bekerja.

Padahal kalau dari riset, meski ayah dan ibu bekerja ternyata yang punya waktu lebih banyak sama anak adalah ibu. Ibu punya waktu dua kali lebih banyak meski bapaknya terlibat dalam pengasuhan.

"Jadi artinya mama, pertama ketiadaan mama sehari-hari adalah tantangannya, ketiadaan mama membuat contoh-contoh signifikan nggak ada," ungkapnya.

Yang kedua orang zaman sekarang sering sekali menahan anaknya di rumah, overprotektif. Jadi kesempatan anak untuk bertemu teman-temannya, terutama teman sebaya tidak ada.

Ketiga, anak sering diberikan gawai. Padahal gawai itu sifatnya hanya satu arah. Tidak menimbulkan interaksi dua arah yang dibutuhkan anak.

"Sehingga anak kemampuan peka secara emosionalnya tidak berkembang," tambah dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement