Selasa 02 Feb 2016 15:57 WIB

Pastikan Bayi BLW tak Kurang Gizi

Rep: Aprilia Safitri Ramdhani/ Red: Indira Rezkisari
Bayi makan dengan metode BLW atau Baby Led Weaning
Foto: flickr
Bayi makan dengan metode BLW atau Baby Led Weaning

REPUBLIKA.CO.ID, Mengajarkan bayi makan lewat metode BLW atau Baby Led Weaning menjadi pilihan sejumlah orang tua. Namun orang tua harus memperhatikan kecukupan gizi anak lewat pemberian makan menggunakan metode BLW.

Spesialis anak Dr. Titis Prawitasari, SpA (K), mengatakan proses dari metode ini adalah membiarkan bayi memilih dan mengambil makanan sendiri dengan tangan atau alat makan, kemudian dimasukkan ke dalam mulutnya. Biasanya makanan yang disajikan harus berbentuk bubur atau puree.

Perlu diingat bahwa kecukupan kalori bayi di bawah satu tahun masih dapat dipenuhi sekitar separuhnya dari ASI, tetapi beberapa mikronutrien seperti zat besi, seng vitamin A sudah sangat berkurang, sehingga variasi makanan juga harus diberikan.

Banyak orang tua yang salah mengira bahwa, bayi yang menjalani BLW cenderung lebih sering diberikan makanan yang kaya akan karbohidrat, seperti kentang, labu, apel, pepaya, pisang, brokoli dan wortel. Padahal pada usia enam bulan bayi harus sudah mendapat sumber protein dan zat besi tambahan yang cukup.

"Berbagai sumber protein yang kaya zat besi antara lain daging sapi, hati ayam dan kuning telur. Namun, makanan-makanan ini seringkali tidak mudah untuk dapat diberi dalam bentuk yang dapat dimakan sendiri oleh bayi. Maka, disinilah gunanya makanan yang diperhalus," lanjutnya, kepada Republika.co.id.

Selain itu, lanjut Titis kemungkinan tersedak pada bayi yang menjalankan BLW juga menjadi perhatian penting, mengingat bayi sendiri yang menentukan besarnya makanan yang dimasukkan dalam mulutnya. Orang tua harus memastikan bahwa makanan tersebut tidak besar, tidak licin, bukan bentuk bulat dan dapat dengan mudah dikonsumsi bayi.

(baca: Minum Susu Almond, Bayi Ini Alami Kelainan Tulang)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement