Kamis 15 Oct 2026 11:47 WIB

Tiga Kebiasaan yang Berisiko Bikin Kolesterol Jahat Melonjak

Selain makanan, ada tiga kebiasaan yang bisa memicu lonjakan kolesterol jahat.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Tenaga kesehatan melayani pemeriksaan kesehatan gratis di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Selasa (13/12/2022). Pemeriksaan yang dilayani diantaranya pengecekan kadar gula, kolesterol, dan rontgen untuk penyakit dalam. Menurut ahli kesehatan, ada tiga kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu lonjakan kolesterol jahat.
Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Tenaga kesehatan melayani pemeriksaan kesehatan gratis di Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Selasa (13/12/2022). Pemeriksaan yang dilayani diantaranya pengecekan kadar gula, kolesterol, dan rontgen untuk penyakit dalam. Menurut ahli kesehatan, ada tiga kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu lonjakan kolesterol jahat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kolesterol berperan dalam menjalankan sejumlah fungsi tubuh mulai dari membantu tubuh memproduksi hormon, vitamin D, serta asam empedu yang mendukung pencernaan dan penyerapan lemak dari makanan. Namun, kadar kolesterol LDL (jahat) yang terlalu tinggi dapat memicu penumpukan plak di arteri dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Kadar kolesterol LDL bisa melonjak karena asupan lemak jenuh dan lemak trans yang berlebihan dari makanan. Seperti gorengan, daging merah berlemak, jeroan, makanan cepat saji, hingga olahan susu tinggi lemak. Selain makanan, ada tiga kebiasaan sehari-hari yang bisa memicu lonjakan kolesterol jahat sebagai berikut.

Baca Juga

1. Terlalu banyak duduk

Terlalu lama duduk dapat menjadi masalah meskipun seseorang tetap berolahraga. Sejumlah penelitian menunjukkan duduk dalam waktu lama, terlepas dari apakah seseorang berolahraga pada hari tersebut atau tidak, berkaitan dengan kadar kolesterol jahat.

Artinya, olahraga selama satu jam pada pagi hari tidak serta-merta menghilangkan pentingnya bergerak di sela-sela aktivitas sepanjang hari. Pakar gizi Leslie Bonci, mengatakan kurangnya aktivitas fisik dapat menyebabkan kadar HDL atau kolestrol baik menurun. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi lipoprotein lipase, enzim yang terlibat dalam pencernaan lemak.

"Jika kadar enzim tersebut lebih rendah, trigliserida dapat menumpuk di dalam darah. Karena itu, orang yang bekerja dengan posisi duduk dalam waktu lama dapat mencoba berjalan atau berdiri selama beberapa menit setiap jam," kata Bonci dilansir laman Eating Well, baru-baru ini.

Kebiasaan sederhana bisa dilakukan, misalnya berjalan sambil mengisi ulang botol minum. Jika tersedia, meja berdiri atau standing desk juga dapat dimanfaatkan untuk mengurangi waktu duduk.

 

 

Berita Lainnya

Rekomendasi