REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti menerapkan pola makan seimbang, rutin beraktivitas fisik, tidak merokok, dan menjaga berat badan. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting untuk mengetahui faktor risiko yang sering kali tidak menimbulkan gejala.
Sejumlah faktor risiko penyakit jantung dapat berkembang tanpa disadari. Tekanan darah tinggi, kadar gula darah, dan kolesterol tinggi, misalnya, sering kali baru diketahui setelah seseorang menjalani pemeriksaan kesehatan.
CEO Columbia Asia Hospital Pulomas dokter Devi Anggraeni mengatakan upaya menjaga kesehatan jantung perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pemeriksaan.
“Selain pemeriksaan, pola makan seimbang, aktivitas fisik rutin, menjaga berat badan, tidak merokok, serta berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sesuai kondisi masing-masing juga berperan dalam menjaga kesehatan jantung,” kata dokter Devi dalam keterangannya pada Senin (31/8/2026).
Kementerian Kesehatan mencatat Program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 73,8 juta penduduk hingga 31 Juli 2026. Dalam pelaksanaannya, tindak lanjut kesehatan antara lain berfokus pada tiga faktor risiko utama, yaitu hipertensi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi yang dapat berkaitan dengan penyakit jantung, stroke, serta gangguan kesehatan lainnya.
Secara global, penyakit kardiovaskular masih menjadi salah satu penyebab kematian terbesar. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 19,8 juta kematian akibat penyakit kardiovaskular pada 2022 dan menekankan pentingnya pencegahan, pengendalian faktor risiko, serta deteksi dan penanganan sedini mungkin.
Dokter Devi mengatakan mengetahui kondisi kesehatan sebelum muncul masalah dapat membantu seseorang mengambil langkah pencegahan lebih awal.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang bebas dari keterbatasan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk hidup sehat dan berkualitas. Salah satu bentuk kepedulian terhadap diri sendiri adalah mengetahui kondisi kesehatan sebelum muncul masalah. Dengan begitu, kita memiliki kesempatan untuk mengambil langkah yang tepat lebih awal,” ujar dokter Devi.
Selain pemeriksaan rutin, menjaga pola makan seimbang dan melakukan aktivitas fisik secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan jantung. Mempertahankan berat badan yang sehat dan tidak merokok juga menjadi langkah penting untuk mengendalikan risiko penyakit jantung.
Konsultasi dengan tenaga kesehatan dapat dilakukan untuk mengetahui pemeriksaan dan langkah pencegahan yang sesuai dengan kondisi masing-masing.