Senin 14 Sep 2026 13:21 WIB

Senyum Enggak Simetris Bisa Jadi Tanda Awal Strok pada Dewasa Muda

Tanda awal strok pada individu muda dapat muncul secara tiba-tiba.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Ilustrasi sakit (ilustrasi). Tanda awal strok pada individu muda dapat muncul secara tiba-tiba.
Foto: dok Freepik
Ilustrasi sakit (ilustrasi). Tanda awal strok pada individu muda dapat muncul secara tiba-tiba.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Strok selama ini kerap dianggap sebagai penyakit yang menyerang kelompok lanjut usia. Padahal kondisi tersebut juga dapat terjadi pada kelompok dewasa muda, bahkan tanpa tanda peringatan yang jelas atau riwayat masalah kesehatan berat.

Dokter spesialis saraf dr Murali Chekuri mengatakan tanda awal strok pada individu muda dapat muncul secara tiba-tiba. Gejalanya antara lain tangan mendadak terasa lemah, bicara menjadi tidak jelas, salah satu sisi wajah menurun atau mencong, hingga senyum yang tak simetris. Menurut dia, gejala itu sering kali disalahphami sebagai efek kelelahan, stres, atau migrain.

Baca Juga

"Ketika perubahan seperti ini muncul secara tiba-tiba, prioritasnya adalah mengenali dan segera bertindak. Penting mengenali gejala sejak awal untuk mencegah keterlambatan penanganan," kata dr Chekuri dilansir laman Hindustan Times, Sabtu (12/9/2026).

Strok terjadi ketika aliran darah ke bagian otak tersumbat atau ketika pembuluh darah di otak mengalami perdarahan. Kerusakan pada sel-sel otak dapat terjadi dalam hitungan menit sehingga deteksi gejala sejak dini menjadi penting.

Di Indonesia sendiri, penderita strok terbilang sangat tinggi. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI, strok menjadi salah satu penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia dengan estimasi lebih dari 350 ribu kematian per tahun.

Menurut dr Chekuri, seseorang perlu mewaspadai gejala dini strok yang dapat terlihat pada wajah, lengan, dan kemampuan bicara. Pada wajah, salah satu bagian wajah dapat tiba-tiba tampak turun atau mati rasa. Lalu ketika tersenyum tidak akan terlihat simetris.

Pada lengan, strok dapat ditandai dengan kelemahan atau mati rasa yang muncul secara tiba-tiba, terutama pada salah satu sisi tubuh. Minta orang tersebut mengangkat kedua lengan. Jika salah satu lengan perlahan turun, kondisi tersebut perlu diwaspadai.

Sementara itu, pada kemampuan bicara, penderita dapat mengalami perubahan secara tiba-tiba. Bicaranya mungkin menjadi tidak jelas, membingungkan, atau sulit dipahami. Penderita juga dapat mengalami kesulitan menemukan kata-kata sederhana.

"Jika salah satu dari gejala ini muncul secara tiba-tiba, segera cari pertolongan medis darurat. Jangan menunggu untuk melihat apakah gejala tersebut mereda dengan sendirinya," ujar dr Chekuri.

Berita Lainnya

Rekomendasi