Jumat 08 May 2026 22:52 WIB

IDAI Imbau Orang Tua Nggak Panik Soal Hantavirus

Hantavirus menjadi sorotan setelah mewabah di kapal pesiar MV Hondius.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Qommarria Rostanti
Sebuah ambulans yang membawa pasien dari kapal pesiar MV Hondius yang diduga terinfeksi hantavirus tiba di Pusat Medis Universitas Leiden (LUMC) di Leiden, Belanda, Rabu (6/5/2026).
Foto: EPA/JOSH WALET
Sebuah ambulans yang membawa pasien dari kapal pesiar MV Hondius yang diduga terinfeksi hantavirus tiba di Pusat Medis Universitas Leiden (LUMC) di Leiden, Belanda, Rabu (6/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Piprim Basarah Yanuarso, mengimbau masyarakat khususnya para orang tua agar tidak panik menyikapi merebaknya hantavirus. Virus yang berasal dari tikus ini menjadi sorotan setelah mewabah di kapal pesiar MV Hondius dan telah menyebabkan setidaknya tiga orang meninggal dunia.

Menurut dr Piprim, masyarakat jangan terlalu panik karena penyebaran hantavirus tidak terlalu masif atau cepat jika dibandingkan dengan Covid-19. la mengatakan bahwa penularan hantavirus antar manusia hanya bisa terjadi melalui kontak erat yang berkepanjangan.

Baca Juga

"Saya berpesan agar orang tua jangan panikan dulu ya, karena belum tentu juga apa yang terjadi itu bisa menularnya seperti Covid misalkan. Karena memang virus ini biasanya menularnya dari tikus dan penularan antarmanusia itu hanya bisa terjadi melalui kontak erat yang berkepanjangan, tidak seperti Covid," kata dr Piprim dalam diskusi virtual yang digelar IDAl, Jumat (8/5/2026).

Namun demikian, ia tetap meminta masyarakat untuk waspada dan melakukan pencegahan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Menurut dia, menerapkan PHBS bisa menjadi langkah pencegahan efektif karena hingga kini belum ada vaksin khusus untuk hantavirus.

"Setiap penyakit menular kuncinya ada di PHBS, perilaku hidup bersih dan sehat. Rajin cuci tangan, menjaga higiene dan sanitasi," kata dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement