Senin 27 May 2024 05:32 WIB

Onigiri Rasa Keringat Ketiak Viral di Jepang, Harganya 10 Kali Lipat Lebih Mahal

Keringat ketiak dinilai memiliki feromon yang memengaruhi emosi manusia saat dibaui.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Qommarria Rostanti
Onigiri (ilustrasi). Onigiri rasa keringat ketiak viral di Jepang. Harganya bahkan lebih mahal hingga 10 kali lipat.
Foto: Dok. Freepik
Onigiri (ilustrasi). Onigiri rasa keringat ketiak viral di Jepang. Harganya bahkan lebih mahal hingga 10 kali lipat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sebuah kreasi onigiri yang tak biasa kini sedang menjadi tren di Jepang. Tren ini turut menimbulkan kontroversi karena kreasi onigiri ini melibatkan keringat ketiak.

Onigiri merupakan sajian tradisional khas Jepang berupa nasi kepal berbentuk segitiga. Nasi yang bisa memuat beragam isi ini umumnya dibentuk menjadi segitiga dengan tangan.

Baca Juga

Namun, kreasi onigiri yang sedang viral di Jepang saat ini tidak dibentuk dengan tangan, tetapi ketiak wanita. Para wanita ini akan membuat onigiri dengan ketiak mereka langsung di depan para pembeli, sehingga pembeli bisa melihat proses pembuatannya.

Sebelum membuat onigiri, wanita yang bertugas membuat onigiri akan melakukan sanitasi pada semua bahan makanan untuk menjaga kebersihan. Menurut laporan South China Morning Post (SCMP), area tubuh sang wanita yang akan berkontak dengan makanan juga didisinfeksi atau dibersihkan.

Langkah selanjutnya, sang wanita akan melakukan aktivitas fisik atau olahraga untuk memproduksi keringat. Setelah itu, sang wanita akan menggunakan ketiaknya untuk menjepit onigiri sampai berbentuk segitiga. Pada proses pembentukan inilah, sang wanita akan mentransfer keringat ketiaknya ke onigiri.

Karena cara pembuatannya yang tak biasa, onigiri dengan keringat ketiak wanita ini dijual sebagai produk premium. Onigiri ini bisa dijual dengan harga 10 kali lipat lebih mahal dibandingkan onigiri biasa. Sebagai perbandingan, onigiri biasa umumnya dijual dengan harga 100 yen atau sekitar Rp 10 ribu.

Meski menjadi viral belakangan ini, kreasi onigiri dengan keringat ketiak wanita sebenarnya sudah muncul di Jepang sejak 2016. Kala itu, seorang reporter Jepang berkesempatan untuk mencobanya secara langsung.

"Rasanya enak! Saya tidak tahu (onigiri) bisa seenak ini hanya karena dibuat oleh wanita cantik," ujar sang reporter kala itu, seperti dilansir Koreaboo pada Ahad (26/5/2024).

Akan tetapi, tidak semua orang setuju terhadap pendapat sang reporter. Banyak pembeli yang mengaku bahwa onigiri dengan keringat ketiak wanita cantik memiliki rasa yang tak berbeda dengan onigiri biasa.

Sebagian orang juga menilai bahwa tren mencampur makanan dengan keringat bukanlah hal yang baik untuk kesehatan manusia, seperti dilansir India Times. Namun di sisi lain, sebuah penelitian pada 2013 mengindikasikan bahwa keringat dari ketiak memiliki feromon yang bisa memengaruhi emosi manusia ketika dibaui atau dirasakan.

Terlepas dari popularitasnya, tak semua orang mau mencoba onigiri yang dicampur dengan keringat ketiak. Oleh karena itu, hingga saat ini, tren onigiri dengan keringat ketiak wanita cantik masih memicu perdebatan panas. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement