Rabu 24 Apr 2024 09:29 WIB

Es Krim Magnum di Inggris Ditarik karena Mengandung Plastik-Logam, Bagaimana di Indonesia?

Kontaminasi plastik-logam Magnum Almond di Inggris membuatnya tak aman dikonsumsi.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti
Es krim Magnum Almond. Es krim Magnum Almond dengan kode batch tertentu ditarik di Inggris karena mengandung plastik-logam.
Foto: Dok Unilever
Es krim Magnum Almond. Es krim Magnum Almond dengan kode batch tertentu ditarik di Inggris karena mengandung plastik-logam.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Produk es krim Magnum Almond di Inggris ditarik setelah dinyatakan mengandung plastik-logam. Dilansir laman Daily Star, Unilever menjelaskan bahwa kontaminasi plastik dan logam yang tidak disengaja membuat produk tersebut tidak aman untuk dikonsumsi.

Magnum almond yang ditarik dari peredaran yang berkode Batch L3338, L3339, L3340, L3341, L3342, dan tanggal Best Before 25/12 yang tercetak di sisi kotak. Unilever mengimbau masyarakat tidak mengonsumsinya.

Baca Juga

"Jika Anda telah membeli produk di atas, jangan memakannya. Sebaliknya, pelanggan yang memiliki pertanyaan atau kekhawatiran dapat menghubungi tim careline untuk panduan lebih lanjut di 0800146252 atau email [email protected]".

Pernyataan resmi yang dibagikan ke situs Badan Standar Makanan Inggris menjelaskan konsumen yang tidak puas dapat mengembalikan Magnum berbahaya ke toko dan meminta pengembalian dana penuh. Untuk memberi tahu calon korban mengenai makanan yang tidak aman, produsen memasang pemberitahuan di semua toko ritel yang menjual produk tersebut.

 

Bagaimana dengan produk Magnum di Indonesia?

Marketing Lead Magnum Indonesia, Aliqa Sendyalaras, menegaskan keamanan produk merupakan prioritas utama perusahaan mereka. Hal ini disampaikan sebagai tanggapan terhadap pemberitaan mengenai penarikan produk Magnum di Inggris dan Irlandia baru-baru ini, yang diduga mengandung plastik-logam yang tidak aman untuk dikonsumsi.

Aliqa menjelaskan, langkah penarikan tersebut hanya berlaku untuk produk Magnum yang diproduksi di Inggris dan Irlandia, serta dalam jumlah terbatas. Dia menegaskan semua produk Magnum yang dijual secara resmi dan didistribusikan di Indonesia tidak diproduksi di Inggris dan/atau Irlandia. Oleh karena itu, produk tersebut aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

"Kami tegaskan bahwa semua produk Magnum yang dijual dan didistribusikan secara resmi di Indonesia tidak diproduksi di Inggris dan/atau Irlandia, sehingga aman untuk dikonsumsi," kata Aqila dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/2/2024).

Magnum Indonesia menjamin bahwa es krim Magnum Almond yang dijual di Tanah Air diproduksi dengan standar tertinggi, mematuhi semua peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan memiliki izin lengkap dari lembaga terkait, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). "Produk Magnum yang dijual di Indonesia diproduksi dengan standar tertinggi, mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku," ujar Aqila.

Dia menyebut penarikan produk Magnum Almond di Inggris dan Irlandia merupakan tindakan pencegahan yang diambil untuk menjaga keamanan konsumen di wilayah tersebut. Magnum Indonesia mengapresiasi langkah-langkah ini sebagai bentuk komitmen terhadap kualitas dan keamanan produk. Sebagai tambahan, Magnum Indonesia siap memberikan informasi lebih lanjut kepada konsumen yang membutuhkan klarifikasi mengenai produk mereka.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement