Rabu 24 Apr 2024 03:00 WIB

Akhiri Perang Status dengan Daud Kim Soal Donasi Masjid Korea, Ayana Moon Tunjuk Pengacara

Ayana Moon dan Daud Kim sempat soal-jawab tentang donasi pembangunan masjid di Korea.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Ayana Moon saat peluncuran buku berjudul Ayana Journey To Islam pada gelaran Islamic Book Fair di Jakarta Convention Center, Jakarta, Ahad (2/3/2020). Ayana mengakhiri perdebatannya dengan Daud Kim.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Ayana Moon saat peluncuran buku berjudul Ayana Journey To Islam pada gelaran Islamic Book Fair di Jakarta Convention Center, Jakarta, Ahad (2/3/2020). Ayana mengakhiri perdebatannya dengan Daud Kim.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ayana Moon memilih mengakhiri perdebatan dengan sesama mualaf asal Korea Selatan, Daud Kim, soal penggalangan dana pembangunan masjid. Keduanya sempat "perang status" di Instagram terkait polemik yang menyedot perhatian Muslim di berbagai negara tersebut.

Kontroversi bermula ketika Daud mengumumkan bahwa dia telah membeli tanah untuk membangun masjid di Incheon, Korea. Pada pertengahan April 2023, dia mencantumkan tautan donasi lewat akun Instagram @jaehan9192, mengajak orang-orang untuk membantu mewujudkan "mimpinya".

Baca Juga

Melalui unggahan Instagram Story pada Selasa (23/4/2024), Ayana menyatakan tidak akan membahas lagi soal kontroversi penggalangan dana yang diinisiasi Daud. Penulis buku Ayana Journey To Islam itu berharap inti permasalahannya sudah jelas.

"Ini bukan tentang membangun masjid. Muslim, termasuk saya, mendukung pembangunan masjid," tulis Ayana yang terkenal sebagai model dan influencer melalui akun akun Instagram @xolovelyayana.

"Persoalannya ada pada penggunaan rekening bank/paypal pribadi. Persoalannya ada pada proses (penggalangan dananya) yang salah karena tidak sesuai dengan aturan hukum dan itu dapat mencoreng citra Islam, Muslim, dan komunitas Muslim di Korea," jelas Ayana.

"Perlihatkan isi rekening Anda dan tunjukkan transparansi," ujar Ayana yang memeluk Islam sejak 2012.

Ayana juga menyerukan Daud yang terkenal sebagai Youtuber bernama asli Kim Jaehan itu untuk tetap tenang dan tidak menghindar. Ia mendesak Daud untuk menunjukkan bahwa dirinya amanah dalam menggalang dana.

"Mulai sekarang, masalah ini akan menjadi urusan pihak yang berwenang dan pengacara. Sabar. Saya akan tunjukkan bahwa saya tidak akan bertindak berlebihan. Terima kasih dan doakan," tuturnya seraya memberi emoji senyum dan hati putih.

Kabar mengenai penghimpunan donasi pembangunan masjid oleh Daud melalui rekening pribadinya turut diberitakan media di Korea Selatan, Koreaboo. Media hiburan tersebut mengutip pernyataan Ayana yang memperingatkan warganet supaya lebih berhati-hati dalam memberikan donasi, terlebih apabila donasi dihimpun ke nomor rekening bank pribadi.

"Saya tidak pernah membuka rekening bank pribadi saya untuk donasi. ltu sangat berbahaya. Tolong berhati-hati. Saya juga tidak pernah menyumbang kepada siapa pun lewat akun pribadi," ujar Ayana melalui Instagram pada Sabtu (13/4/2024).

Ayana menyarankan Muslim yang memiliki keinginan berdonasi dapat menyumbang ke organisasi yang terdaftar secara resmi. Ayana menyebutkan bahwa saat ini dia berdonasi lewat Federasi Muslim Korea (KMF) di Masjid Sentral Seoul.

Daud agaknya merasa tersentil dengan berbagai tudingan beberapa influencer, termasuk Ayana. Lewat akun Instagram-nya, Daud membuat penjelasan cukup panjang alasannya menggunakan rekening pribadi dan tidak bekerja sama dengan KMF.

Daud juga merasa terganggu lantaran masa lalu kehidupan rumah tangganya diungkit-ungkit seolah itu ada kaitannya dengan niatnya untuk mendukung pembangunan masjid di Korea. Ia membantah tudingan miring seputar kehidupan pribadinya.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement