Jumat 19 Apr 2024 00:03 WIB

Daud Kim Galang Donasi Pembangunan Masjid di Korea, Warganet Serukan Jangan Nyumbang

Daud Kim mengaku telah membeli tanah untuk membangun masjid di Incheon, Korea.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Youtuber Korea Selatan Daud Kim menunaikan umroh di 2022. Daud Kim menggalang dana untuk membangun masjid di Incheon, Korea.
Foto: IG jaehan9192
Youtuber Korea Selatan Daud Kim menunaikan umroh di 2022. Daud Kim menggalang dana untuk membangun masjid di Incheon, Korea.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan penyanyi Korea Selatan sekaligus Youtuber kontroversial Daud Kim kembali menjadi sorotan publik. Pria mualaf yang sebelumnya bernama Jay Kim ini mengutarakan rencana membangun masjid, tapi justru menuai kecaman.

Dikutip dari laman Koreaboo, Kamis (18/4/2024), Daud Kim memulai karier menyanyinya dari Youtube dengan mem-posting video cover lagu dan karya orisinalnya, sebelum beralih ke konten gaya hidup Korea. Pada 2020, ia mengumumkan masuk Islam, dan kontennya mulai mencerminkan hal itu.

Baca Juga

Pada pertengahan April 2023, lewat akun Instagram @jaehan9192, Kim mengumumkan bahwa dia telah membeli tanah untuk membangun masjid di Incheon, Korea. Dia mencantumkan tautan donasi, mengajak orang-orang untuk membantu mewujudkan "mimpinya".

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Daud Kim (@jaehan9192)

Meski terkesan sebagai tujuan yang mulia, aksi Kim mendapat banyak kritik dan kecaman dari umat Islam serta warga Korea yang pernah berinteraksi dengannya. Rupanya, pada 2022, Kim menjadi berita utama karena dia dituduh masuk Islam demi memperbaiki citra diri.

Kim pernah tersandung kasus dugaan percobaan pemerkosaan terhadap seorang perempuan. Setelah menjadi mualaf, Kim juga dilaporkan pernah terlihat clubbing. Istri Kim, Mia, pernah berbagi foto memar yang diduga akibat ulah Kim yang menuduhnya melarikan diri untuk menghindari proses perceraian.

Postingan Kim tentang rencana membangun masjid baru-baru ini membuat semua rekam jejak buruk itu muncul kembali. Mereka yang tahu riwayat Kim menyerukan dan mengingatkan warganet lain supaya tidak memberi sumbangan apa pun kepada Kim. Bahkan, ada warganet yang menyebutnya predator seksual berkedok agama.

Influencer Malaysia Farah Lee, yang pernah tinggal di Korea selama beberapa tahun, menjelaskan bahwa crowdfunding untuk masjid di Korea tidak mungkin dilakukan. Menurut hukum Korea, menggalang donasi melalui rekening pribadi adalah ilegal, dan mendapatkan uang kembali jika terjadi penipuan akan sangat sulit.

"Saya memahami kemurahan hati dan keinginan masyarakat Malaysia untuk memberikan dukungan dakwah Islam, tapi mari kita tetap waspada dan mengindahkan ajaran Islam agar tidak disesatkan dan dimanfaatkan," ungkap Farah lewat akun Instagram @farahlee.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement