Rabu 03 Apr 2024 10:17 WIB

Komikus X-Men Ed Piskor Meninggal Dunia, Diduga Bunuh Diri Usai Dituduh Lakukan Pelecehan

Ed Piskor meninggalkan catatan kematian berisi bantahan tuduhan pelecehan seksual.

Rep: Santi Sopia/ Red: Qommarria Rostanti
Seniman dan penulis komik independen Amerika Ed Piskor. Piskor dikabarkan meninggal dunia. Dia diduga meninggal dunia akibat stres setelah dituduh melakukan pelecehan seksual.
Foto: Dok. Instagram/@ed_piskor
Seniman dan penulis komik independen Amerika Ed Piskor. Piskor dikabarkan meninggal dunia. Dia diduga meninggal dunia akibat stres setelah dituduh melakukan pelecehan seksual.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seniman dan penulis komik independen Amerika Ed Piskor dikabarkan meninggal dunia pada usia 41 tahun, diduga akibat bunuh diri. Piskor adalah komikus dan podcaster yang terkenal karena karyanya seperti "Hip Hop Family Tree", "X-Men: Grand Design", dan "Red Room". 

Dia juga menjadi pembawa acara YouTube populer Kartunis Kayfabe. Kabar ini diungkapkan oleh saudara perempuannya, Justine, melalui Facebook.

Baca Juga

“Dengan hati yang paling hancur saya mengabarkan kakak laki-laki saya, Ed, telah meninggal dunia hari ini. Tolong doakan keluarga kami karena ini adalah hal tersulit yang pernah kami lalui," tulis Justine di Facebook, seperti dikutip dari Comicbookmovie, Rabu (3/4/2024).

Penyebab kematian Piskor belum dipublikasikan secara resmi, namun Justine mengunggah sebuah pesan bunuh diri sebelum kematian sang komikus. Pesan itu berisikan bantahan soal tuduhan pelecehan seksual tidak pantas yang muncul sepekan sebelumnya.

 

Catatan panjang pesan itu diakhiri dengan tulisan bahwa "pengganggu internet" turut menjadi penyebab atas keputusan untuk bunuh diri. Mendiang menulis, ia "dibunuh" oleh para pengganggu di internet tersebut, mengingat serangan warganet ketika berkomentar.

"Jumlahnya sangat besar. Beberapa dari Anda di luar sana benar-benar berkontribusi terhadap kematian saya karena Anda menghibur diri dengan gosip. Saya bukan AI. Saya adalah manusia sungguhan. Anda mengambil sedikit harga diri saya dan hilang sepanjang pekan sampai aku 'menguap'. Mungkin aku bisa menghantuimu yang bodoh seperti hantu. Aku berasal dari warisan Gipsi dan aku pastinya mengutuk banyak dari kalian," tulis pesan itu.

Dalam pesan itu, juga tertulis bahwa mendiang merasakan perasaan paling tenang sepanjang pekan tersebut. Ini sudah berakhir baginya.

Ia juga meminta maaf jika ada perasaan terluka yang dirasakan oleh keluarga dan teman-teman terdekatnya. Piskor berharap ini menjadi pelajaran agar orang-orang berpikir dua kali ketika mengikuti hiruk pikuk internet. "Itu dia. Kontrol orang sampai akhir. Damai," lanjut pesan itu.

Beberapa penulis dan seniman buku komik terkenal, termasuk Rob Liefeld, menyampaikan belasungkawa dan menyerukan setop perundungan daring. Salah satu pencipta Deadpool itu menulis bahwa orang harus menjadi lebih baik dari hari ke hari.

"Apa pun kesalahan yang dia buat, orang juga membuat kesalahan. Orang-orang membuat kesalahan. Apa yang perlu kita lakukan dengan lebih baik adalah memberikan kasih karunia kepada orang lain, dan bukan menghakimi," tulisnya. 

Public figure lain yang menyampaikan belasungkawa antara lain Mark Millar, Bill Sienkiewicz, Klaus Janson, JH Williams III, J Scott Campbell, dan Patch Zircher. Bagi yang mengenal orang yang hendak bunuh diri, atau memiliki masalah tertentu, sebaiknya segera mencari bantuan atau menghubungi kontak darurat negara terkait. 

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement