Rabu 31 Jan 2024 14:36 WIB

Kreator Manga Hinako Ashihara Meninggal Dunia, Diduga karena Bunuh Diri

Ditemukan catatan bunuh diridi dekat jenazah Hinako Ashihara.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
Bunuh diri (ilustrasi). Seniman manga Hinako Ashihara, ditemukan tewas di Prefektur Tochigi, Jepang, pada Senin (29/1/2024) diduga karena bunuh diri.
Foto: Republika/Mardiah
Bunuh diri (ilustrasi). Seniman manga Hinako Ashihara, ditemukan tewas di Prefektur Tochigi, Jepang, pada Senin (29/1/2024) diduga karena bunuh diri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seniman manga Hinako Ashihara, ditemukan tewas di Prefektur Tochigi, Jepang, pada Senin (29/1/2024) setelah dilaporkan hilang sehari sebelumnya. Ada sebuah catatan bunuh diri yang ditemukan pihak berwenang di dekat jenazahnya.

Sebelum ini, perempuan 50 tahun tersebut mengutarakan ketidakpuasan mengenai adaptasi serial live-action dari manga "Sexy Tanaka-san" karyanya. Ashihara membuat postingan blog tentang hal itu, yang dia unggah pada 26 Januari 2024.

Baca Juga

Dikutip dari laman Anime News Network, Rabu (31/1/2024), dalam blognya Ashihara menyatakan bahwa dia telah memberi syarat agar adaptasi live-action dibuat sesuai dengan manganya. Namun, Ashihara menganggap NTV selaku rumah produksi tidak memenuhi itu.

Menurut Ashihata, banyak adegan yang membuat "inti" dari manga miliknya dipotong atau tidak digambarkan dengan benar. Penokohannya juga diubah, dan dia tidak diberi alasan yang memuaskan dari pihak NTV mengapa semua itu terjadi.  

Dia sudah menyuarakan keluhannya secara langsung, dan tujuh episode pertama memang tetap setia pada manga. Akan tetapi, Ashihara mengatakan bahwa sepanjang proses produksi, dia tidak pernah bertemu dengan penulis naskah tayangan dan tidak pernah berbicara langsung dengan sutradara.

Pada akhirnya, Ashihara menulis naskah untuk dua episode terakhir dari serial tersebut, setelah skenario asli yang dia uraikan untuk bagian akhir diubah "secara signifikan". Di postingan, dia meminta maaf karena dia masih amatir dalam penulisan naskah serial dan kewalahan karena membuatnya sambil mengerjakan tenggat waktu untuk manga.  

Di unggahan, Ashihara menjelaskan bahwa dia dan stafnya telah membuat syarat sejak awal bahwa dia diperbolehkan menulis naskah sendiri untuk episode terakhir jika tidak puas dengan naskah yang ada. Awalnya, NTV pun telah menyetujui syarat tersebut.

Mengakhiri postingannya, Ashihara berterima kasih kepada seluruh pemain dan staf yang telah membuat adaptasi live-action dari manga yang dia ciptakan. Akan tetapi, beberapa saat kemudian Ashihara menghapus postingan blog tersebut, meminta maaf dan mengatakan bahwa dia tidak bermaksud menyerang siapa pun.

Setelah tersebar kabar kematian Ashihara, NTV merilis pernyataan simpati dan mengklarifikasi bahwa ketika perusahaan mengusulkan adaptasi live-action, mereka sudah menanyakan pendapat Ashihara melalui perusahaan penerbitan Shogakukan. Ashihara disebut sudah menyetujui naskah final yang mulai diproduksi.

Adaptasi serial live-action dari manga "Sexy Tanaka-san" ditayangkan perdana di NTV pada 22 Oktober 2023. Terdiri atas 10 episode, bagian akhirnya sudah tayang pada 24 Desember 2024. Episode tersebut secara konsisten memperoleh rating tinggi, dengan rentang 5,4 hingga 6,5 persen.

Manga "Sexy Tanaka-san" pertama kali hadir di majalah digital Anikei Petite Comic milik Shogakukan pada 2017, menyusul kehadiran volume pertama buku fisiknya pada 2018. Hingga kini, manga tersebut belum mencapai cerita final.

Sebagai pembuat manga atau komik atau novel grafis berbahasa Jepang, Ashihara memulai debutnya pada 1994. Viz Media merilis 10 volume manga "Sand Chronicles" karya Ashihara dalam bahasa Inggris. Perusahaan itu juga merilis manga "SOS" karya Ashihara.

Sementara, Tokyopop merilis empat volume manga "Forbidden Dance" karya Ashihara dalam bahasa Inggris. Manga karya Ashihara lainnya termasuk "Bitter - Nakechau Koi Monogatari", "MiSS", "Yubikiri", "Homemade Home", "Girls Lesson", "Derby Queen", "Tennen Bitter Chocolate", "Piece - Kanojo no Kioku", dan masih banyak lagi.

Kehidupan adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Segera ajak bicara kerabat, teman-teman, ustaz/ustazah, pendeta, atau pemuka agama lainnya untuk menenangkan diri jika Anda memiliki gagasan bunuh diri. Konsultasi kesehatan jiwa bisa diakses di hotline 119 extension 8 yang disediakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes juga bisa dihubungi pada 021-500-454. BPJS Kesehatan juga membiayai penuh konsultasi dan perawatan kejiwaan di faskes penyedia layanan
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement