Senin 25 Mar 2024 06:38 WIB

Dokter Ungkap Jenis Sereal yang Sebaiknya Dihindari

Tidak semua sereal baik untuk kesehatan.

Rep: Shelbi Asrianti / Red: Friska Yolandha
Sereal (ilustrasi). Dokter mengungkapkan tidak semua sereal baik untuk kesehatan.
Foto: Dok. www.freepik.com
Sereal (ilustrasi). Dokter mengungkapkan tidak semua sereal baik untuk kesehatan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ada berbagai produk sereal yang tersedia di pasaran. Sebagian orang senang menyantapnya dengan alasan kepraktisan. Namun, sebelum membeli, cermati dulu kandungan produk sereal, sebab tidak semuanya baik untuk kesehatan.

Terdapat beberapa jenis sereal dari kelompok biji-bijian yang berbeda. Misalnya produk sereal berbahan jagung, gandum, barley, sorgum, dan lainnya. Biasanya, sereal disantap dengan menambahkan air, susu, yogurt, atau potongan buah segar.

Baca Juga

Dikutip dari laman Chronicle Live, Senin (25/3/2024), dokter Deborah Lee dari Doctor Fox Online Pharmacy mengungkap sereal yang disebutnya paling buruk untuk kesehatan. Menurut Lee, sereal yang sebaiknya dihindari adalah yang tinggi gula dan lemak, misalnya sereal granola dengan tambahan cokelat. 

"British Heart Foundation telah mengidentifikasi granola dengan cokelat sebagai pilihan sereal yang paling tidak sehat. Satu porsi granola dengan cokelat 50 gram mengandung 227 kalori dan 6,8 gram lemak jenuh," ujar Lee. Apalagi, jika ditambahkan susu saat menyantapnya.

Penambahan susu penuh lemak itu setara dengan setengah dari total asupan lemak jenuh harian anak, serta seluruh asupan gula yang direkomendasikan. Hal itu bisa meningkatkan risiko obesitas.

"Baik anak-anak maupun orang dewasa harus memilih sereal bebas gula, berserat tinggi, dan mengandung lemak sehat tak jenuh," ungkap Lee. Dia mengingatkan, cokelat hanya boleh dimakan dalam jumlah kecil sesekali sebagai camilan  dan tidak diperlukan dalam sereal.

Sementara, produk sereal yang menurut Lee bisa menjadi sumber nutrisi yang baik adalah semangkuk bubur oat dari gandum utuh. Konsumen perlu memastikan biji-bijian tersebut tidak mengalami pemrosesan atau pengolahan dalam banyak tahap. Berkat proses yang minimal itu, tiap biji masih mengandung komponen yang menyehatkan.

Manfaat menyantap sereal oat dari gandum utuh antara lain merasa kenyang lebih lama, membantu upaya penurunan berat badan, juga menurunkan kolesterol dan mengontrol kadar gula darah. Oat dari gandum utuh pun memiliki kandungan protein dan serat yang tinggi.

Menambahkan susu untuk bubur oat sangat baik, sebab akan menambah asupan kalsium, fosfor, vitamin D, dan protein. Menambahkan buah segar seperti pisang atau buah beri juga menjadi cara yang bagus untuk asupan antioksidan, vitamin, mineral, dan serat.

"Kacang-kacangan dan biji-bijian, jika ditambahkan ke dalam bubur oat, bisa menyediakan omega-3, lemak tak jenuh, vitamin B dan E, seng, magnesium, dan lebih banyak serat," tutur Lee.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement