Ahad 10 Mar 2024 16:33 WIB

Pengawas Properti Senjata Film Rust Dinyatakan Bersalah, Bagaimana dengan Alec Baldwin?

Sinematografer film Rust tewas tertembak di lokasi syuting pada Oktober 2021.

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda
Foto sinematografer Halyna Hutchins terpajang dalam acara peringatan kematiannya, Sabtu (23/10). Hutchins meninggal setelah tertembak senjata properti film Rust yang dipegang aktor Alec Baldwin.
Foto: AP
Foto sinematografer Halyna Hutchins terpajang dalam acara peringatan kematiannya, Sabtu (23/10). Hutchins meninggal setelah tertembak senjata properti film Rust yang dipegang aktor Alec Baldwin.

REPUBLIKA.CO.ID, SANTA FE -- Pengadilan Santa Fe, New Meksiko, AS memutuskan bahwa Hannah Gutierrez-Reed selaku mantan pengawas properti senjata di film Rust dinyatakan bersalah atas pembunuhan tidak sengaja di lokasi syuting. Akibat kelalaiannya, sinematografer Halyna Hutchins tewas tertembak senjata yang dipegang aktor utama Alec Baldwin.

Gutierrez-Reed mendengarkan argumen penutup dalam persidangannya di pengadilan negeri pada Rabu (6/3/2024). Di lain sisi, dia dibebaskan dari tuduhan terpisah, yaitu merusak bukti.

Baca Juga

Reed menghadapi hukuman hingga 18 bulan penjara saat dijatuhi hukuman, yang diperkirakan akan ditetapkan pada April. Setelah putusan tersebut, Hakim Mary Marlowe Sommer memerintahkan Gutierrez Reed dikembalikan ke tahanan.

Di luar gedung pengadilan Distrik Yudisial Pertama di Santa Fe, N.M., juri Alberto Sanchez mengatakan kepada wartawan bahwa hakim mencapai keputusan yang "adil". Kasus kelalaian pengawasan senjata ini telah menyebabkan nyawa Hutchins melayang dan melukai sutradara Joel Souza pada 21 Oktober 2021.

"Anda harus bertanggung jawab, terutama ketika Anda memegang senjata dan Anda bertanggung jawab atas senjata tersebut. Itu tugas Anda," kata Sanchez, seperti dikutip dari Variety, Ahad (10/3/2024).

Gutierrez-Reed adalah orang pertama yang diadili pada 21 Oktober 2021, sejak kasus penembakan tidak disengaja di set syuting. Lokasinya di Bonanza Creek Ranch, New Meksiko.

Sementara itu, Baldwin sebagai pihak yang menarik pelatuk senjata akan menghadapi persidangan pembunuhannya terpisah pada Juli. Sebelumnya, Baldwin juga telah bersikukuh bahwa dirinya tidak bersalah.

Pada tahun lalu, Asisten Direktur Pertama, Dave Halls, mengajukan pembelaan atas tuduhan pelanggaran ringan karena kelalaian dalam menangani senjata, dan menjalani masa percobaan enam bulan tanpa pengawasan. Gutierrez-Reed memasukkan peluru tajam ke dalam pistol Baldwin, yang seharusnya cold gunn alias senjata tanpa peluru sungguhan.

Ketika pistol ditembakkan, peluru menembus tubuh Hutchins hingga tewas dan melukai Souza. Gutierrez-Reed diketahui merupakan anak dari Thell Reed, yang juga merupakan seorang pembuat film legendaris seperti Tombstone, 3:10 to Yuma, dan L.A. Confidential.

Reed berada di ruang sidang saat putusan dibacakan. Meski namanya ada dalam daftar saksi pembela, ia tidak dipanggil untuk memberikan kesaksian. Stacy Reed, ibu terdakwa, juga ada di sana, dan menangis saat putrinya hendak diadili.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement