Rabu 07 Feb 2024 10:23 WIB

Tak Sekadar demi Kecantikan, Merawat Tubuh Ternyata Bagus untuk Kesehatan Mental

Merawat tubuh dinilai membantu menumbuhkan rasa penghargaan terhadap diri sendiri.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Qommarria Rostanti
Merendam kaki untuk perawatan tubuh (ilustrasi). Merawat tubuh tak sekadar demi kecantikan, tetapi juga bagus bagi kesehatan mental karena dapat membantu menumbuhkan rasa penghargaan terhadap diri.
Foto: Dok www.freepik.com
Merendam kaki untuk perawatan tubuh (ilustrasi). Merawat tubuh tak sekadar demi kecantikan, tetapi juga bagus bagi kesehatan mental karena dapat membantu menumbuhkan rasa penghargaan terhadap diri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menggunakan waktu untuk merawat tubuh beberapa menit dalam sehari dapat membantu menumbuhkan rasa penghargaan terhadap diri sendiri. Pentingnya ritual kecantikan harian itu disampaikan oleh psikoterapis Lauren Baird.

"Betapapun lelahnya saya, saya selalu meluangkan waktu untuk mengoleskan krim pelembap ke kulit. Saya mengaplikasikannya setiap pagi setelah mandi dan sebelum tidur pada malam hari," kata Baird, dikutip dari laman Hello Magazine, Senin (5/2/2024). 

Baca Juga

Menurut Baird, itu adalah momen untuk mengingatkan diri sendiri bahwa dia bersyukur atas tubuhnya, termasuk menjadi bentuk me-time. Tidak cuma melembapkan tubuh, tiap orang bisa memilih wujud perawatan kecantikan apa pun yang disukai.

Namun, secara pribadi Baird memilih memakai losion karena beberapa alasan. Pertama, tindakan itu membantu terhubung dengan tubuh. Kedua, aroma body lotion yang disukai juga dapat membantu mengatasi kecemasan dan membuat merasa lebih tenang, hal tepat untuk dilakukan sebelum tidur.

 

Dia menjelaskan, sistem saraf memiliki cabang yang berbeda, yakni sistem saraf simpatik (respons melawan/lari–memikirkan kecemasan dan kewalahan) dan sistem saraf parasimpatis (respons tenang dan terhubung –memikirkan kehadiran dan kemampuan untuk mengatasinya). Sistem saraf Anda merespons dengan baik terhadap sentuhan diri yang mendukung.

"Pikirkan tentang bagaimana anak-anak dan bayi digendong, diayun, dibelai, dan ditenangkan melalui sentuhan. Sebagai orang dewasa, kita tidak berbeda. Sentuhan suportif dapat membantu mengaktifkan sistem saraf parasimpatis sehingga mengurangi kecemasan dan membawa ketenangan," ucap Baird.

Mengaktifkan sistem saraf parasimpatis saat melembapkan tubuh akan dan mengakses teknik menenangkan diri yang kuat, memperlambat detak jantung, mengurangi stres di tubuh, dan meningkatkan rasa sayang pada diri sendiri. Selain itu, melembapkan tubuh membantu meningkatkan interosepsi, alias kesadaran tubuh.

"Interosepsi benar-benar merupakan kunci dalam mendukung seseorang mengelola emosi, karena ketika kita dapat menyesuaikan diri dengan apa yang kita rasakan, kita akan lebih mampu mengatasi pengalaman kita," kata Baird.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement