Rabu 01 Nov 2023 08:22 WIB

Sara Wijayanto Bikin Konten Horor di Amerika, Lebih Seram Hantu Lokal atau Luar?

DiaryMisteriSara berkesempatan berinteraksi dengan boneka berhantu Annabelle.

Rep: Santi Sopia/ Red: Qommarria Rostanti
DiaryMisteriSara membuat konten horor di Amerika.
Foto: Dok. Republika/Santi Sopia
DiaryMisteriSara membuat konten horor di Amerika.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DiaryMisteriSara menjadi kreator konten pertama asal Indonesia yang berkesempatan melakukan interaksi dengan Annabelle, ikon boneka yang dianggap paling berhantu di dunia. Sara Wijayanto, salah satu host DiaryMisteriSara, mengungkap bahwa secara tampilan, entitas di sana tidak jauh berbeda dengan di Indonesia.

Ada yang memang selayaknya sosok manusia atau juga bentuk yang lebih besar seperti monster. Namun ada perbedaan karakteristik karena kemungkinan dari faktor kultur.

Baca Juga

“Di sana lebih agresif, kalau ada penampakan bisa dekat banget sama kita dan lama, susah pergi,” kata Sara di Jakarta, Selasa (31/10/2023).

Hal yang lebih unik lagi, jika ada kisah satu entitas yang diceritakan, maka entitas lain bisa merasa iri karena belum mendapat kesempatan untuk diceritakan. Sebab sosok entitas tersebut merasa bisa dilihat maupun melihat Sara.

Sara juga menyebutkan hal unik lain di sana adalah tempat-tempat berhantu yang memang menjadi ikon wisata. Misalnya, hotel berhantu banyak dicari, dan ada peringatan agar tidak mengusir atau menghilangkan hantu dari tempat tersebut.

Adapun istri Demian Aditya itu mengatakan, dari konten misteri yang ia buat telah dimaknai lebih dari sekadar horor. Dia banyak mengambil pelajaran, baik itu lebih berhati-hati dalam hidup, menghargai orang, dan mendapat wawasan yang lebih luas tentang kehidupan.

Bahkan Sara kerap menerima banyak pesan di mana konten-konten misterinya telah mampu menyadarkan banyak orang. Misalnya, ada yang tidak jadi bunuh diri setelah melihat konten yang diunggah tim DiaryMisteriSara.

Demian juga mengungkap tantangan ketika entitas di sana terasa seakan sengaja membuat tim DiaryMisteriSara terpecah belah. Namun jika tim terus komitmen dengan misi mereka, maka tantangan itu lebih dapat diatasi.

“Jadi kita kayak dibikin sebel, marah, bisa diadu domba, tapi kita ingat kembali misi kita jadi bisa solid lagi,” kata dia.

DiaryMisteriSara membuat “Journey to Annabelle” akan menjadi konten eksklusif di DMS+ yang dikenalkan bulan Februari sebagai aplikasi horor pertama dan terbesar di Indonesia. DiaryMisteriSara juga berkolaborasi dengan konten kreator horror asal Amerika Serikat lainnya di beberapa lokasi seperti Preston Castle, The Conjuring House, hingga White Hills Mansion. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement