Ahad 08 Oct 2023 17:00 WIB

Tak Hanya Wortel, Anggur Juga Baik untuk Kesehatan Mata, Ini Alasannya

Anggur kaya akan antioksidan yang disebut senyawa fenolik.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Natalia Endah Hapsari
 Tidak cuma berfungsi meningkatkan penglihatan, anggur juga menawarkan banyak manfaat kesehatan. (ilustrasi).
Foto: www.freepik.com
Tidak cuma berfungsi meningkatkan penglihatan, anggur juga menawarkan banyak manfaat kesehatan. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pilihan makanan yang dikonsumsi tentu berpengaruh pada kondisi kesehatan, baik saat ini maupun ketika seseorang memasuki usia tua nantinya. Menurut studi terbaru, rutin makan buah anggur dapat meningkatkan kesehatan penglihatan.

Dikutip dari laman Derby Telegraph, Ahad (8/10/2023), laporan itu menyebutkan alasannya, yakni karena kandungan antioksidan dalam anggur. Tidak cuma berfungsi meningkatkan penglihatan, tetapi juga menawarkan banyak manfaat kesehatan.

Baca Juga

Penelitian telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Food & Function. Para peneliti mengamati dampak konsumsi rutin buah anggur terhadap akumulasi pigmen makula. Senyawa itu ditemukan dalam buah dan sayuran yang diketahui bermanfaat bagi penglihatan. "Penelitian kami menunjukkan bahwa konsumsi anggur memberikan dampak menguntungkan pada kesehatan mata manusia dan hal ini sangat menarik, terutama dengan meningkatnya populasi penuaan," kata penulis studi, Jung Eun Kim. 

Anggur kaya akan antioksidan yang disebut senyawa fenolik, selain merupakan sumber vitamin C yang baik. Menyantap buah anggur pun bermanfaat bagi sistem imun tubuh, memiliki sifat antipenuaan, antiinflamasi, juga antiproliferasi.

 

Dampak menguntungkan itu bisa didapat dengan mengonsumsi 1,5 cangkir buah anggur per hari. Menurut Kim dan tim, temuan studi mereka bisa diaplikasikan secara meluas. Terlebih, anggur adalah buah yang mudah didapat dan harganya cukup terjangkau. 

Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, para peneliti melakukan pengamatan pada 34 peserta selama 16 pekan. Secara acak, sebagian dari mereka diminta makan anggur secara rutin, sedangkan sebagian lain mengonsumsi plasebo.

Peserta yang makan anggur menunjukkan peningkatan Densitas Optik Pigmen Makula (MPOD) yang signifikan. MPOD merupakan ukuran penting dari kesehatan penglihatan. Terlihat pula peningkatan kapasitas antioksidan plasma dan kandungan total fenolik dibandingkan dengan kelompok plasebo.  

Peserta studi yang tidak mengonsumsi anggur mengalami peningkatan signifikan pada senyawa berbahaya yang terbentuk ketika protein atau lemak bergabung dengan gula dalam aliran darah (AGEs). Lonjakan itu diukur pada kulit peserta.

Salah satu penyebab utama penyakit mata adalah AGEs, yang dapat menyebabkan banyak penyakit dengan merusak komponen pembuluh darah retina, dan mengganggu fungsi seluler.  Antioksidan dari makanan dapat menghambat pembentukan AGEs.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement