Sabtu 16 Sep 2023 15:29 WIB

Tanda Kecanduan Judi Online, Bisakah Diobati?

Ada beberapa tanda dan gejala yang mengindikasikan kecanduan judi online.

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Qommarria Rostanti
Judi online (ilustrasi). Ada beberapa tanda dan gejala yang mengindikasikan seseorang kecanduan judi online.
Foto: Dok. www.freepik.com
Judi online (ilustrasi). Ada beberapa tanda dan gejala yang mengindikasikan seseorang kecanduan judi online.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kecanduan judi online telah menjadi isu serius yang semakin memengaruhi banyak individu di seluruh dunia. Dokter, penulis, dan pecinta kebugaran, Ahmed Zayed, menguraikan tanda dan gejala kecanduan judi online.

“Kecanduan judi online adalah kondisi di mana seseorang merasa kebutuhan kompulsif untuk terus berjudi secara online, bahkan jika ada konsekuensi merugikan yang ditimbulkan,” kata Zayed, dilansir Diamond Rehab Thailand, Sabtu (16/9/2023).

Baca Juga

Gejala utama kecanduan ini mencakup penggunaan waktu yang berlebihan untuk berjudi, masalah keuangan, dorongan kuat untuk berjudi ketika tidak dapat melakukannya, dan keinginan untuk mengeluarkan lebih banyak uang dalam perjudian onlinePenyebab kecanduan judi online dapat melibatkan faktor biologis, psikologis, sosial, dan lingkungan:

1. Penyebab biologis

Perjudian online dapat memicu pelepasan neurotransmiter seperti dopamin dan serotonin, yang menciptakan perasaan senang. Orang cenderung terus berjudi untuk merasakan perasaan ini, tetapi seiring berjalannya waktu, reseptor neurotransmiter ini melemah, menyebabkan ketergantungan.

2. Penyebab psikologis

Stres, tekanan hidup sehari-hari, atau masalah kesehatan mental yang ada dapat mendorong seseorang untuk mencari pelarian dalam perjudian online.

3. Penyebab sosial/lingkungan

Paparan terhadap perjudian online dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengembangkan kecanduan, terutama jika memiliki teman atau anggota keluarga yang juga terlibat dalam perjudian onlineKecanduan judi online dapat memiliki dampak serius pada individu. Dampak ini dapat mencakup:

-Efek fisik: Hipertensi, gangguan pencernaan, masalah kardiovaskular, dan masalah kesehatan fisik lainnya.

-Efek psikologis: Meningkatkan risiko untuk masalah kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan gangguan kepribadian.

-Efek jangka pendek: Berkurangnya tabungan, perasaan menyesal atau bersalah, peningkatan konsumsi alkohol atau zat lain, dan berkurangnya waktu yang dihabiskan bersama keluarga.

-Efek jangka panjang: Masalah keuangan yang serius, masalah hubungan, performa kerja yang buruk, masalah hukum, dan bahkan pikiran atau upaya bunuh diri.

Beberapa tanda dan gejala yang dapat mengindikasikan kecanduan judi online meliputi:

1. Terobsesi dengan perjudian online.

2. Nafsu yang kuat untuk berjudi ketika tidak memungkinkan.

3. Terus memikirkan perjudian online.

4. Mengorbankan pekerjaan atau sekolah demi berjudi.

5. Menghabiskan banyak waktu untuk berjudi online.

6. Kesulitan keuangan akibat perjudian.

7. Pengambilan risiko yang berlebihan dalam berjudi.

8. Upaya yang gagal untuk menghentikan perjudian.

9. Berbohong tentang aktivitas perjudian online.

10. Isolasi sosial dan masalah hubungan.

Zayed mengatakan kecanduan judi online dapat diobati, terutama dengan bantuan profesional. Pengobatan dapat mencakup terapi, konseling, dukungan keluarga, dan dukungan medis jika diperlukan. Penting bagi individu yang terkena kecanduan judi online untuk mencari bantuan segera untuk mengatasi masalah ini dan mencegah dampak yang lebih serius pada kehidupan mereka.

Kecanduan judi online adalah masalah serius yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental, hubungan, dan keuangan seseorang. Memahami tanda, gejala, dan penyebabnya adalah langkah pertama menuju pemulihan dan perubahan positif dalam hidup. 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement