Jumat 26 May 2023 19:07 WIB

Film Detektif Jaga Jarak Angkat Isu Perselingkuhan dengan Cara Komedi

Jasa detektif partikelir yang usut perselingkuhan laku keras saat pandemi.

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Reiny Dwinanda
Deretan pemain film Detektif Jaga Jarak saat konferensi pers di XXI Epicentrum, Jumat (26/5/2023).
Foto: Republika/Gumanti
Deretan pemain film Detektif Jaga Jarak saat konferensi pers di XXI Epicentrum, Jumat (26/5/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Profesi detektif partikelir yang fokus mengusut masalah perselingkuhan sukses diangkat ke layar lebar lewat film Detektif Jaga Jarak. Film yang dikemas secara komedi ini ditulis dan diarahkan Rahabi Mandra.

Rahabi mengaku ingin menyuguhkan nuansa baru dalam menyajikan film bertema perceraian dan perselingkuhan. Bukan drama, bagi Rahabi, komedi menjadi pendekatan yang pas untuk menyikapi isu panas tersebut.

Baca Juga

"Kebanyakan tema dibawa haru-biru, tapi kami lebih milih ngebawanya lebih menyenangkan, komedi. Seiring waktu, tragedi biasanya jadi komedi kan," kata Rahabi dalam konferensi pers di XXI Epicentrum Jakarta, Jumat (26/5/2023).

Menurut Rahabi, pihaknya telah melakukan proses riset terkait modus selingkuh, strategi sembunyi dari pasangan, sampai cara nge-gep-in orang selingkuh dengan sangat mendalam. Riset itu dilakukan demi bisa menyajikan film yang relate dengan para penonton.

 

"Kami ingin semua kasus yang ditangani Sang Detektif terasa relate dengan kehidupan sekitar kita. Karena itu, kami banyak melakukan wawancara, baca-baca forum spill karena urusan rumah tangga orang kan kisahnya beda-beda," kata Rahabi.

Selain itu, Rahabi dan tim produksi juga mencoba mengundang beberapa detektif partikelir yang fokus mengulik kasus perselingkuhan di dunia nyata. Menurut Rahabi, agen-agen detektif partikelir seperti itu memang eksis dan benar-benar laku.

"Syuting ini kan dilakukan pas pandemi, dan kalian tahu? Pandemi itu bisa menghambat mata pencarian kita, tapi tidak bisa menghambat perselingkuhan. Yang ada malah makin banyak, dan jasa detektif partiker gitu laku keras saat pandemi," ungkap Rahabi.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement