Jumat 05 May 2023 07:47 WIB

Guardians of the Galaxy Vol 3 Sarat dengan Lagu-Lagu Pembangkit Nostalgia

Sederet tembang apik menambah keseruan Guardians of The Galaxy Vol 3.

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda
Tokoh Rocket dalam film Guardians of the Galaxy Vol 3. Suara Rocket dewasa diisi oleh aktor Bradley Cooper, sementara suara Rocket yang lebih muda dan Rocket saat bayi diisi oleh Sean Gunn dan Noah Raskin.
Foto: Dok Marvel Studios
Tokoh Rocket dalam film Guardians of the Galaxy Vol 3. Suara Rocket dewasa diisi oleh aktor Bradley Cooper, sementara suara Rocket yang lebih muda dan Rocket saat bayi diisi oleh Sean Gunn dan Noah Raskin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alunan musik retro dan lagu lawas pembangkit nostalgia masih jadi daya tarik di sekuel ketiga dari trilogi film Guardians of the Galaxy. Sejak awal durasi, penonton Guardians of The Galaxy Vol 3 disuguhi banyak tembang apik yang menambah keseruan film.

Sebut saja lagu "Creep" dari Radiohead yang dirilis pada 1992, "Crazy on You" milik band rock Amerika Serikat, Heart, rilisan 1975, "Since You Been Gone" versi band rock Inggris, Rainbow, yang dirilis pada 1979, dan masih banyak lagi. Penonton dijamin tak tahan untuk ikut bersenandung.

Baca Juga

Dari film pertama Guardians of the Galaxy yang dirilis 2014 silam, juga pada Guardians of the Galaxy Vol 2 (2017), ciri khas musik retro itu menjadi hal yang selalu berkesan. Kini, sang sutradara sekaligus penulis skenario sendiri, yakni James Gunn, yang memilih lagu-lagunya.

Penggemar Marvel Cinematic Universe (MCU) bisa menyimak lagu tema itu secara lengkap di "Official Soundtrack Guardians of the Galaxy" di Spotify. Deretan karya musisi ikonik seperti Radiohead, Florence+The Machine, Beastie Boys, Bruce Springsteen, dan masih banyak lagi termuat di dalamnya.

Dalam Guardians of the Galaxy Vol 3, para penjaga galaksi yang dipimpin Peter Quill/Star-Lord (Chris Pratt) tinggal di Knowhere. Situasi menjadi kacau oleh masa lalu Rocket (Bradley Cooper) yang tiba-tiba hadir.

Tim itu pun menjalani misi berbahaya untuk menyelamatkan nyawa Rocket. Jika misi gagal, sangat mungkin akan mengarah pada akhir para Guardian.

Produser eksekutif film, Sara Smith, menyebut sinema ini penuh emosi dan humor. Namun, ada hal lain yang lebih menonjol, yakni cerita masa lalu Rocket serta hubungan Quill dan Gamora yang semakin rumit.

"Dan pastinya para penggemar dapat merasakan bahwa film ini adalah film terakhir dari para Guardian," ujarnya, dikutip dari siaran pers Walt Disney.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement