Kamis 30 Mar 2023 11:33 WIB

Shireen Sungkar: Kreativitas Orang Tua Bikin Anak Semangat Berpuasa Ramadhan

menu sahur yang menarik-lezat bisa gugah semangat anak untuk makan.

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Reiny Dwinanda
Aktris Shireen Sungkar menyebut butuh kreativitas saat mengajarkan anak-anaknya berpuaas.
Foto: Antara
Aktris Shireen Sungkar menyebut butuh kreativitas saat mengajarkan anak-anaknya berpuaas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjalani ibadah puasa Ramadhan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan oleh anak-anak. Namun, kreativitas orang tua bisa membantu anak belajar menjalankan ibadah puasa dengan baik dan menyenangkan.

Kreativitas ini pula yang diandalkan oleh aktris Shireen Sungkar saat mengajarkan anak pertamanya, Teuku Adam Al Fatih, untuk berpuasa Ramadhan. Shireen mengatakan putranya yang lahir pada 10 September 2014 tersebut mulai belajar berpuasa saat berusia enam tahun.

Baca Juga

"Waktu itu masih banyak yang bolongnya, nggak apa-apa, nggak boleh memaksa, karena itu untuk perkenalan," jelas Shireen saat menghadiri Media Gathering Kraft bertajuk "Kejunya Asli, Semangat Puasanya Pasti", di Jakarta beberapa waktu lalu.

Lalu saat putranya berusia tujuh tahun, Shireen mengatakan Adam berhasil berpuasa satu bulan penuh. Tahun ini, menurut Shireen, merupakan tahun ketiga Adam menjalani ibadah puasa Ramadhan.

 

Meski di tahun lalu Adam sudah berhasil berpuasa satu bulan penuh, bukan berarti tak ada "drama" yang harus dihadapi oleh Shireen sebagai ibu. Bagaimana pun, lanjut Shireen, Adam adalah anak kecil. Saat puasa, Shireen mengatakan Adam pernah menangis di jam empat sore karena dia merasa doanya tak dikabulkan.

"(Doa) supaya cepat Maghrib," kata Shireen.

Shireen menyebut, tahun ini juga menjadi tahun pertama bagi anak keduanya bersama Teuku Wisnu, yaitu Cut Hawwa Medina Al Fatih, untuk mulai belajar berpuasa. Shireen menilai pengalaman ini akan memberi tantangan tersendiri bagi dirinya sebagai seorang ibu, karena Hawwa agak sedikit pemilih dalam soal makanan.

"Nggak picky banget, tapi tidak semua tekstur dia langsung mau, harus pelan-pelan," ujar Shireen.

Agar kedua anaknya bisa merasa senang dan bersemangat untuk belajar berpuasa, ada beberapa upaya yang dilakukan oleh Shireen. Salah satu di antaranya adalah mempersiapkan menu sahur dan berbuka yang menarik dan lezat.

Menurut Shireen, menu sahur yang menarik dan lezat bisa menggugah semangat anak untuk makan meski masih mengantuk. Di waktu berbuka, hidangan yang enak dan menggugah selerah juga bisa menjadi semacam reward agar semangat anak tetap terjaga untuk puasa di hari berikutnya.

"Untuk meningkatkan semangat puasa anak yang saya lakukan adalah menyiasati dengan meramu berbagi kreasi makanan yang bernutrisi serta menarik bagi si kecil dan keluarga," lanjut Shireen.

Tak hanya lezat dan menarik, menu makanan untuk sahur dan berbuka juga perlu bergizi. Di saat yang sama, akan lebih baik bila menu-menu ini bisa dibuat dengan mudah dan sederhana. Oleh karena itu, Shireen cukup rajin untuk mencari beragam inspirasi resep menu sahur dan berbuka di internet, termasuk di laman //www.bundakraft.com//.

"Karena aku kerja, jadi tidak bisa yang terlalu ribet atau susah, apalagi anak tiga, inginnya yang sat-set-sat-set tapi nutrisi anak terpenuhi, menarik, dan enak," tambah Shireen.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement