Jumat 24 Feb 2023 21:07 WIB

Tissa Biani Terjun ke Dunia Tarik Suara, Rilis Lagu 'Rindu yang Palsu' Ciptaan Oncy Ungu

Tissa Biani bergabung sebagai penyanyi di bawah label Trinity Optima Production.

Rep: Desy Susilawati/ Red: Qommarria Rostanti
Tissa Biani saat berkunjung ke kantor Republika. Tissa  baru saja merilis single pertamanya di bawah naungan label Trinity Optima Production berjudul “Rindu yang Palsu”.
Foto: Republika/Prayogi
Tissa Biani saat berkunjung ke kantor Republika. Tissa baru saja merilis single pertamanya di bawah naungan label Trinity Optima Production berjudul “Rindu yang Palsu”.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tissa Biani mempersembahkan single pertamanya sebagai seorang penyanyi di bawah naungan label Trinity Optima Production. Lagu tersebut diberi judul “Rindu yang Palsu”.

“Rindu yang Palsu” ditulis oleh Arlonsy Miraldi alias Oncy dari band Ungu. “Rindu yang Palsu” telah ia tulis sejak lama, namun Oncy dan manajemen Trinity Optima Production belum menemukan penyanyi yang tepat untuk lagu tersebut. Sampai akhirnya, Tissa bergabung dengan Trinity Optima Production.

Baca Juga

Oncy menyukai karakter suara Tissa yang khas. Ada sengau, merdu, dan dinilainya mebuat candu. Dia dan tim merasa, Tissa cocok untuk membawakan "Rindu yang Palsu". "Terbukti, ia menyanyikan lagu itu dengan luar biasa keren," ujar Oncy dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, Jumat (24/2/2023).

Lagu yang diproduseri oleh kekasih Tissa Biani, Dul Jaelani, dan Krisna Triastantya ini bercerita tentang terjebaknya seseorang dalam cinta yang kerap berakhir dengan kekecewaan. Kejadian itu terus berulang, memberi harapan palsu, hingga menjadi racun. Karena ternyata, sosok yang dikasihi ternyata tidak setulus dirinya dalam mencinta.

Video musik “Rindu yang Palsu” disutradarai oleh Bonita Rachel (MIURA Films). Di video klip tersebut, Tissa tidak tampil sendirian, melainkan bersama aktor Jourdy Pranata.

“Saya suka liriknya yang relate dengan generasi sekarang, yakni rasa ‘sedang sayang-sayangnya’ namun toxic. Menurutku, lagu ini merupakan sebuah pesan yang mewakili hati anak-anak muda," ujar Tissa.

Soal video klip, Tissa beradu akting dengan Jourdy Pranata. Ini adalah kali pertama Tissa dan Jourdy terlibat dalam proyek yang sama walaupun sudah saling mengenal sebelumnya.

"Kami saling bantu dan berdiskusi untuk menampilkan chemistry sebagai sahabat yang sudah lama tak bertemu di video klip 'Rindu yang Palsu'," kata Tissa.

Menurut Tissa, "Rindu yang Palsu" menyampaikan sebuah rasa yang dalam bagi sebagian orang. Rasa tersebut tidak main-main dan mewakili mereka yang kerap mencintai dengan tulus, namun tidak dianggap serius.

"Semoga perasaan para pendengar terwakili dan lagu ini disukai banyak orang," ujar pemain film KKN di Desa Penari itu.

Head A&R (Music Production & Talent Scouting) Trinity Optima Production, Dwi Santoso, mengatakan butuh talenta untuk bercerita saat menyanyikan lagu ini. Menurut dia, Tissa dengan karakter vokalnya yang unik mampu menyampaikan pesan dan emosi lagunya dengan sangat baik.

"Ke depan, kami optimistis bekerja sama dan mengembangkan potensi Tissa sebagai publik figur yang multitalenta," ujarnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement