Jumat 02 Oct 2020 11:51 WIB

Cerita Duka Chrissy Teigen Jadi Penguat Sesama Perempuan

Chrissy Teigen keguguran setelah mengalami perdarahan hebat.

Rep: Santi Sopia/ Red: Reiny Dwinanda
Chrissy Teigen dan suaminya John Legend. Teigen keguguran setelah mengalami perdarahan hebat.
Foto: EPA
Chrissy Teigen dan suaminya John Legend. Teigen keguguran setelah mengalami perdarahan hebat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dua kali menjalani bayi tabung (IVF), model Chrissy Teigen hamil secara alami untuk anak ketiga. Setengah jalan menuju melahirkan, ia mengabarkan bahwa janinnya tak bisa bertahan.

Melalui akun Instagram @chrissyteigen, istri penyanyi John Legend itu membagikan foto-foto saat dirinya di rumah sakit setelah melewati proses penyelamatan sang bayi. Akibat perdarahan terus-menerus, Teigen keguguran.

Baca Juga

"Kami terkejut dan dalam jenis rasa sakit yang dalam, ini jenis rasa sakit yang belum pernah kami rasakan sebelumnya. Kami tidak pernah bisa menghentikan pendarahan dan memberikan bayi kami cairan yang dia butuhkan, meskipun sudah transfusi darah berkantong-kantong. Itu saja tidak cukup," tulis Chrissy, dilansir USA Today, Jumat (2/10).

Lebih dari tujuh juta orang menanggapi unggahan Chrissy di Instagram. Sederet bintang dan penggemar mengucapkan belasungkawa dan bersimpati atas kesedihan Teigen.

 

Ada pula yang berbagi kisah sedih serupa. Duka Teigen menjadi penguat sesama perempuan yang mengalami pengalaman sama.

"Itu salah satu pengalaman sangat buruk yang bisa dialami manusia, Duka dan kesedihan mendalam," kata Dr. Janelle Luk, Direktur Medis Generation Next Fertility di New York City dan yang sempat praktik kebidanan dan kandungan.

Menurut Luk, tak banyak orang mau berbicara soal rasa kehilangan. Namun, tidak demikian dengan Teigen.

Sering dijuluki sebagai Ratu Twitter, Teigen rajin memberikan informasi kepada para penggemarnya secara real-time tentang kehamilan ketiganya ini. Ia juga menceritakan komplikasi kehamilan yang mengharuskannya bed rest sejak awal mengandung.

"Foto yang tak diedit dan detail yang Teigen pilih untuk bagikan dengan 31 juta pengikutnya di media sosial laksana sumber kekuatan bagi perempuan yang mengalami perjuangan serupa terkait ketidaksuburan, komplikasi kehamilan, dan keguguran," ujar advokat keadilan kesehatan reproduksi Renee Bracey Sherman.  

Menurut Sherman, Teigen melakukan hal yang indah sekaligus mengharukan dengan memutuskan berbagi kisah kegugurannya. Ia mengapresiasi Teigen yang membuat orang lain tersadar bahwa mereka tidak sendiri. 

Teigen juga sangat terbuka dengan pengalamannya menjalani bayi tabung untuk mendapatkan Luna (4 tahun) dan Miles (2). Ia pun sempat berbagi tentang kondisi mental yang berantakan pascapersalinan pertama sampai ia membutuhkan bantuan ahli.

Meski begitu, ia sangat bersyukur saat ini tetap bersama kedua anak maupun sang suami yang suportif.

"Kami sangat bersyukur atas kehidupan yang kami miliki, untuk kehidupan kami yang luar biasa Luna dan Miles, untuk semua hal menakjubkan yang kami miliki dan mengalami. Tapi setiap hari tidak selalu penuh sinar matahari," tulisnya lagi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement