Jumat 03 May 2019 17:37 WIB

Pilah-pilih Produk Pembersih Wajah

Pilihlah produk pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit dan aktivitas harian.

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda
Membersihkan riasan perlu dilakukan sebelum tidur.
Foto: Prayogi/Republika
Membersihkan riasan perlu dilakukan sebelum tidur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kesehatan kulit wajah bisa terjaga ketika rajin dibersihkan. Akan tetapi, tak sembarang produk cocok digunakan untuk setiap orang.

“Yang pertama dan yang selalu saya tekankan adalah ketahui jenis kulit kita, apakah kulit kita kering, berminyak, kombinasi, sensitif, atau berjerawat," jelas dokter spesialis kulit dan kelamin Anesia Tania.

Baca Juga

Setelah mengenali masalah pada kulit wajah, sesuaikan juga produk pembersih dengan aktivitas yang dijalani serta kosmetik yang dipakai. Semakin banyak aktivitas di luar yang dikerjakan, semakin banyak pula paparan polusi yang menempel pada kulit. Riasan wajah pun harus terangkat dengan saksama sebelum tidur.

"Selanjutnya bisa diputuskan produk perawatan wajah yang harus digunakan," ujar Anesia.

Menurut Anesia, produk perawatan wajah dengan teknik pembersihan dua tahap (double cleansing) bisa dipakai oleh mereka yang banyak beraktivitas di luar ruang atau yang menggunakan tata rias berat. Teknik double cleansing yang melibatkan dua produk pembersih tak membuat wajah menjadi kering.

Pembersihan wajah, menurut Anesia, cukup dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari sebelum tidur. Ketika memilih produk pembersih wajah, perhatikan bahan-bahannya.

“Perhatikan kandungan surfaktan yang terkandung dalam pembersih wajah karena ada yang surfaktannya keras, ada yang tidak,” ujar dia.

Selain itu, bahan-bahan lain, seperti derajat keasaman (pH) serta kandungan minyaknya, juga wajib untuk diperhatikan. Produk pembersih wajah yang memiliki kandungan minyak lebih ampuh mengangkat kosmetik daripada yang berbasis air (water based).

“Yang penting harus sesuai dengan kebutuhan kulit masing-masing,” jelas Anesia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement