Sabtu 18 Aug 2018 06:02 WIB

Aroma Baju Pasangan Kurangi Stres Pada Wanita

Wanita yang mencium aroma baju pasangannya akan mengalami penurunan kortisol

Rep: Mutia Ramadhani/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah
kaus pria
Foto: menshealth.co.uk
kaus pria

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Selama ini anda mungkin merasa nyaman dan aman berada di samping pasangan anda. Ternyata kelebihan selalu dekat dengan pasangan tak hanya itu, karena penelitian membuktikan aroma baju pasangan anda bisa membantu mengurangi stres.

Temuan dari sebuah penelitian British Columbia University di Kanada ini menunjukkan wanita merasa lebih tenang ketika mereka mencium aroma pasangan mereka. Penulis utama, Marlise Hofer mengatakan banyak wanita memakai baju pasangannya atau tidur di sisi tenpat tidur pasangannya ketika pasangan mereka pergi.

"Tapi mungkin wanita tak menyadari mengapa mereka melakukan ini," kata Hofer, dilansir dari Mid Day, Jumat (17/8).

Temuan ini menunjukkan aroma pasangan, tanpa kehadiran fisik mereka dapat menjadi obat membantu mengurangi stres. Hal berbeda ditunjukkan ketika seseorang terpapar aroma orang asing yang justru meningkatkan kadar hormon stres, kortisol.

"Sejak kecil, manusia takut pada orang asing, terutama laki-laki aneh. Jadi, mungkin aroma mereka memicu respons melawan atau lari yang mengarah pada peningkatan kortisol. Hal ini bisa kita sadari sepenuhnya," kata Hofer.

Studi ini berimplikasi praktis untuk membantu orang mengatasi situasi stres ketika jauh dari yang dicintai. Penelitian ini dipublikasikan dalam Jurnal Personality and Social Psychology dan melibatkan 96 pasangan heteroseksual.

Pria diberi baju bersih dan mereka diminta memakainya 24 jam. Mereka diminta tidak menggunakan deodoran yang bisa memengaruhi aroma mereka. Wanita kemudian secara acak diminta mencium sebuah baju yang dipakai pasangannya dan ada juga bekas dipakai orang asing.

Wanita yang mencium kemeja pasangannya merasa stres berkurang. Kadar kortisolnya rendah. Wanita yang mencium kemeja bekas orang asing, justru menunjukkan kadar kortisol tinggi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement